DERAKPOST.COM – Hingga saat sekarang, kendati sudah dibacakan ini dalam agenda Rapat Paripurna DPRD, dengan penetapan tujuh orang Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Riau. Hal itu tidak kunjung dilantik sebagaimana jadwal ditetapkan.
Sementara itu yang diketahui, Komisioner Komisi Informasi (KI) Riau ini telah dilantik oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Yang, artinya lima orang komisioner terkait telah melaksanakan tugasnya. Sedangkan untuk tujuh Komisioner KPI Riau hingga sekarang masih terkatung-katung.
Terkatung-katung nasib pelantikan ketujuh Komisioner KPI Riau, disebut sebut karena ada polemik internal Fraksi PAN itu dengan partai terkait. Yakni usut punya usut bahwa nama dari Al Qusairi yang dipermasalahkan internal PAN. Karena, disebut-sebut bahwa ini tidak sesuai keinginan.
Terkait itu, Ketua DPRD Riau Kaderismanto dikonfirnasi, hari Senin (28/9/2026), hanya mengatakan, bahwa belum dilantiknya KPI Riau tersebut karena adanya dinamika dan hal tersebut akan dipelajari terlebih dahulu, hingga nantinya dilakukan pelantikan yang sesuai ketentuan berlaku.
“Iya, terkait halnya dengan KPI 2026-2030, kemarin baru ada surat masuk ke saya, dari Gubernur, bahkan kemudian dari LSM juga. Maka proses ini, akan kami pelajari terlebih dulu,” ujar Kaderismanto. Namun sebutnya, proses di DPRD Riau sudah selesai, tapi itu muncul dimamika demikian.
Politisi Fraksi PDIP DPRD Riau mengatakan bahwa meski proses di DPRD Riau ini telah selesai, namun muncul dimamika. Dimana, kemarin ada komplain atau tanggapan dari masyarakat melalui LSM dan disampaikan ke gubernur. Maka, menyampaikanya surat ke DPRD dan ditindaklanjuti.
“Ada surat ke DPRD. Maka tentu akan kami rapatkan dahulu bersama dengan Komisi I, terkait langkah yang akan dilakukan dalam menyikapi permasalahan ini. Dimana surat tersebut harus dipelajari untuk mengambil sebuah kebijakan dan keputusan itu sesuai mekanisme berlaku,” ujarnya.
Sementara saat ditanya apakah ada konflik internal, Kaderismanto membantah. Begitu juga saat disebut bahwasa ada salah satu fraksi yang tidak setuju. Dalam hal ini, pria yang akrab disapa Bang Kade menyatakan, bahwasa tidak seperti demikian informasi disebutkan pada pemberitaan.
“Oh tidak, saya disini tak ada kepentingan apapun disitu. Tentu semuanya profesional saja. Melihat akan hal laporan dari elemen masyarakat. Dimana, mereka melampirkan bukti-bukti. Maka meng-crosscheck hal ini. Dan itu belum kami lakukan, yang dikarena surat itu baru masuk,” ujarnya.
Ketika disinggung apa kemungkinan nanti dilakukanya seleksi ulang ? Kaderismanto mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan melihat Juklak atau Juknisnya seperti apa. Karena dasar menetapkanya sesuatu pasti ada yang digunakan, sebagai acuan dalam mengambil suatu keputusan.
Kembali disinggung kapan akan kepastian dilaksana pengumuman pelantikannya KPI Riau tersebut yang disaat sekarang kondisi terkatung-katung karena satu orang terpilih tersebut. “Kita lihat dahulu, kita pelajari hal permasalahan. Nanti pasti akan sampaikan ke kawan-kawan,” ungkapnya. (Dairul)