Anggota DPRD Riau Budiman Lubis Sebut Perubahan Status Jalan di Rohul Menjadi Nasional Menunggu SK Kementerian

0 54

DERAKPOST.COM – Anggota DPRD Riau Budiman Lubis dari Daerah Pemilihan di Rokan Hulu (Rohul) inipun mengucapkan terimakasih dengan telah direspon positif Kementerian PUPR. Disaat ini, menunggu Surat Keputusan (SK).

“Alhamdulillah, kemarin kami berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Ini, Insya Allah jalan nasional 27 KM, di Kabupaten Rohul akan disetujui, tinggal menunggu terbit SK dari kementerian,” ungkap Budiman ketika dikonfirmasi wartawan.

Dikatakan dia, ada sepanjang 27 KM, pada ruas jalan di Kabupaten Rohul berpeluang segera naik status menjadi jalan nasional. Usulan tersebut sudah mendapat respons positif dari Kementerian PUPR. Disebutkan dia, ini patut disyukuri.

Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis itu mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Balai Jalan Nasional, terkait usulan tersebut. Menurut dia, jika status itu berubah, maka akan jadi tanggung jawab pusat.

“Jika status jalan itu berubah menjadi jalan nasional, pembangunan dan pemeliharaan akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, termasuk jembatan yang berada di jalur tersebut. Disaat ini kita masih tunggu SK kementerian,’ ujarnya.

Politisi Gerindra inipun menyebut, rencana merupakan hal bagian dari pengembangan jaringan jalan nasional, adalah sekitar 300 kilometer tersebut yang menghubungkan wilayah Riau hingga perbatasan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kesempatan itu, disinggung halnya kondisi Jembatan Ujung Batu kini dalam perbaikan sedang berjalan, yakni, Dua pilar jembatan tengah dikerjakan dan anggarannya sudah tersedia. “Itu bukan kerusakan baru. Sudah dianggarkan,” terangnya.

Dikatakan dia, hal itu sudah diminta sejak tahun 2025. Dan sekarang katanya, sudah sedang dikerjakan. Biar itu tidak mendadak seperti kemarin, maka ini disiapkan payung hukum sebelum dikerjakan. Budiman turut meminta untuk diawasi.

“Kalau soal jembatan, sudah dianggarkan, bukan darurat. Namun, tolong itu diawasi masyarakat yang mengambil pasir. Kalau bisa di hilir, jangan di hulu. Sayang kalau jembatan runtuh, mau lewat mana nanti,” kata Budiman tegaskan. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.