DERAKPOST.COM – Partai Golkar dan sama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan, hari Senin (14/9/2026) malam, bertempat di DPP Golkar. Hadir dari Golkar yaitu Ketum Golkar Bahlil Lahadalia jajaran, dan ada Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf dan jajaran PKS.
Terkait itu, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mengungkap obrolan saat pihaknya berkunjung ke DPP Partai Golkar beberapa waktu ini. Muzzammil mengatakan kunjungan itu bagian silaturahmi yang mesti dijaga.
“Alhamdulillah, pimpinan PKS dapat berkunjung ke pimpinan Golkar dan diterima langsung oleh Ketua Umum, Bapak Bahlil Lahadalia, dan jajaran. Silaturahmi Kebangsaan ini bagian dari tradisi yang terus dirawat oleh PKS ke berbagai partai dan elemen bangsa lainnya,” kata Muzzammil kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).
Dikutip dari laman Detik. Muzzammil juga mengatakan, bahwa kedua partai memiliki kesamaan perjuangan pada isu ekonomi kerakyatan. Adalah menyinggung itu soal pemberdayaan UMKM. Karena sambung dia, PKS dan Golkar memiliki platform pembangunan ekonomi yang sama, yaitu ekonomi berkeadilan yang berpihak pada masyarakat bawah.
“Kita sepakat mendukung itu agar UMKM maju, berdaya, serta naik kelas,” terangnya. Pihaknya juga ada menyoroti isu Palestina yang diperjuangkan kedua partai. Maka ia mendorong kontribusi kader muda untuk menyuarakan hal itu.
Kesempatan itu dia mengatakan, akan hal dukungan terhadap Palestina itu amanat konstitusi. Maka PKS dan Golkar teguhkan komitmen bersama untuk hal perjuangan kemanusiaan membela Palestina dan akan ditindaklanjuti dengan gerakan bersama kedua partai.
Sementara itu, juru bicara PKS, Rangga Kusumo, mengatakan pertemuan dengan Golkar melanjutkan tradisi silaturahmi. Ia mengungkit sebelumnya Golkar telah sowan ke Gerindra, Demokrat, hingga NasDem.
“Pertemuan PKS dengan Golkar menguatkan hubungan antar-kedua partai yang sudah terjalin sejak lama. Kunjungan tersebut bagian tradisi dan kelanjutan silaturahmi kebangsaan yang sebelumnya sudah dilakukan PKS ke Gerindra, Demokrat, dan NasDem, termasuk ke Presiden Prabowo,” ungkap dia.
Kedua partai ini, menurut dia, juga membahas RUU Pemilu. PKS menyepakati untuk mengawal kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Terkait RUU Pemilu sempat menjadi bahasan. Pada intinya, kedua partai menginginkan sistem dan pelaksanaan pemilu yang adil, demokratis, dan bermartabat. Demi peningkatan kualitas demokrasi yang bukan sekadar prosedural, melainkan substansial,” kata Rangga.
“Hal lain, PKS dan Golkar juga bersepakat mengawal dan mendukung kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo. Bagi PKS, kesuksesan pemerintah adalah kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” sambungnya. (Dairul)