Waduh…. ASN Ramai-ramai Pindah dari Pemkab Meranti, Tahun Ini Sudah Terdata 43 Orang

0 51

DERAKPOST.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) secara satu persatu meninggalkan lingkungan kerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti. Hingga kini, September 2026, tercatat 43 ASN telah berpindah ke daerah maupun instansi lain.

Dari informasi didapat. Diketahui 23 ASN sudah pindah secara reguler ke sejumlah daerah kabupaten/kota, di Provinsi Riau. Sementara 20 orang lainnya memilih jalur Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Tiga ASN antaranya telah resmi berpindah, sedangkan hal 17 lainnya masih menjalani proses seleksi.

Terkait ini, Bakharuddin merupakan Kepala BKPSDM Meranti, dikonfirmasi hal itu tidak menampik perpindahan ASN tersebut. Dia mengatakan, menjadi persoalan dilematis bagi pemerintah daerah. Sebab, di tengah perpindahan ASN, kebutuhan aparatur di lingkungan Pemkab Meranti masih cukup tinggi.

“Saat ini memang dilematis. Satu sisi kita masih kekurangan pegawai kalau dihitung dalam kebutuhan formasi, apalagi dengan adanya perpindahan ini,” ujar Bakharuddin,
Katanya, fenomena ASN itu meninggalkan Meranti bukan baru terjadi tahun ini. Hal ini dimasa pemerintahan Bupati Muhammad Adil, BKPSDM mencatat 80 ASN pindah keluar daerah. Pada 2025, sebanyak 30 ASN kembali mengikuti jejak serupa.

Keputusan untuk berpindah tentu memiliki beragam alasan. Mulai dari kepentingan keluarga, penempatan tugas, pengembangan karier hingga pertimbangan ekonomi. Bagi sebagian ASN, perpindahan menjadi pilihan untuk mendapatkan ruang pengabdian maupun peluang yang dianggap lebih baik.

Di sisi lain, Pemkab Meranti juga tidak bisa leluasa menambah ASN baru. Kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu pertimbangan karena belanja pegawai telah mencapai 34,37 persen dari struktur APBD atau sekitar Rp399,5 miliar per tahun.

“Namun untuk menambah ASN sudah dalam kondisi yang tidak memungkinkan karena adanya batas belanja pegawai,” kata Bakharuddin. Meski jumlah ASN berkurang, pelayanan pemerintahan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sejauh ini masih berjalan. Pemkab Meranti terbantu dengan keberadaan PPPK, termasuk PPPK Paruh Waktu. (Atansyam)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.