Mengenal X-Fire, Formula yang Digunakan Polda Riau dalam Menanagan Pemadaman Karhutla

0 54

DERAKPOST.COM – Untuk penangananya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Cairan X-Fire pertama kali diuji coba oleh Polda Riau di lokasi Karhutla ini berada Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.

Diketahui, bahwasa X-Fire, formula khusus untuk mempercepat pemadaman Karhutla. X-Fire merupa novasi dari Aslog Polri. Lalu, apa itu X-Fire ? Untuk diketahui kalau X-Fire merupa formula cairan pemadam khusus yang dirancang mempercepat pemadaman Karhutla serta menghilangkan asapnya.

X-Fire itu l, memiliki karakteristik zat yang dapat membantu proses pembahasan dan penetrasi pada material yang terbakar, dan sangat membantu itu dalam penanganan lahan gambut yang terbakar tersebut.

Tidak hanya membantu hal pemadaman api, penggunaan X-Fire dapat membantu menekan dan mengurangi asap muncul dari pembakaran gambut. Hal ini menjadi penting, karena kebakaran gambut tetap menghasilkan asap meskipun api telah di permukaan telah dipadamkan.

Teknologi X-Fire ini juga memiliki sejumlah keunggulan, yakni mulai dari menghemat penggunaan air, membantu menurunkan suhu permukaan, hingganya menghambat suplai oksigen itu yang dapat memicu api kembali. Selain efektif dalam membantu proses pemadaman, X-Fire dirancang lebih ramah lingkungan.

Untuk mendukung penanganan karhutla di Provinsi Riau, X-Fire yang digunakan dalam halnya penanganan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, pada hari Kamis (10/9/2026). Dengan formula khusus dan penerapan di lapangan, X-Fire menjadi salah satu inovasi dalam mempercepat pemadaman dan mengurangi asap serta membantu proses pendinginan lahan gambut.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau Kombes Boy Jeckson, ungkap bahwa cairan X-Fire itu, sebelumnya telah terbukti efektif memadamkan Karhutla di lahan gambut wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Kehadiran tim dari Mabes Polri kali ini bertujuan menguji sekaligus meneliti sejauh mana efektivitas cairan ini diterapkan pada karakteristik lahan gambut di Provinsi Riau.

Hasil Positif

Diketahui berdasar hasil pengujian awal di lapangan, pada penggunaan cairan X-Fire menunjukkan respons cukup positif dalam meredam bara api di lapisan gambut. Tapi, pihak dari kepolisian bersama tim peneliti masih terus memantau perkembangan di lokasi uji coba selama satu hingga dua hari ke depan.

Sebagaimana halnya didalam keterangan dikutip dari laman Detik. Bahwa, langkah pengawasan ini dilakukan guna pastikan bahwa cairan tersebut benar-benar mampu menembus bawah permukaan gambut dan meniadakan titik api (zero hotspot) secara total.

“Kami sudah membuktikan bahwasannya penggunaan cairan ini cukup efektif. Namun, kami masih akan menunggu satu sampai dua hari untuk melihat apakah cairan ini benar-benar memadamkan hingga nol persen titik api di bawah permukaan lahan gambut,” jelasnya.

Ia berharap, bahwa metode pemadaman menggunakan cairan X-Fire menjadi acuan formulasi tepat dalam halnya penanganan Karhutla di Provinsi Riau yang pada masa mendatang. Jika hasil riset membuktikan keandalan cairan tersebut, metode ini akan dijadikan bagianya strategi mitigasi jangka panjang Polda Riau untuk hal menghadapi ancaman Karhutla di tahun berikutnya. (Irsyad)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.