DERAKPOST.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Pelalawan akan menggelar workshop bertema “Masa Depan Media di Era Artificial Intelligence Bertahan, Bertransformasi, dan Membangun Kemitraan yang Profesional dan Beretika” Kegiatan akan berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bappeda Pelalawan, Kamis (3/8/2026).
Workshop yang disponsori Pemda Pelalawan, Astra Agro Lestari Tbk, PT. RAPP, PT. Musim Mas, PT. EMP Bentu, dan Pertamina EP ini diharapkan menjadi ruang diskusi bagi insan pers, pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan untuk menyikapi tantangan media di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
PWI Pelalawan menghadirkan sejumlah narasumber. Bupati Pelalawan akan menyampaikan materi “Masa Depan Media di Era Artificial Intelligence: Bertahan dan Bertransformasi di Tengah Menyusutnya Kerja Sama Pemerintah dan Swasta.”
Materi ini akan menyoroti perubahan ekosistem media, tantangan keberlanjutan usaha pers, serta menyusutnya ruang kerja sama antara media dengan pemerintah dan swasta.
Dari sisi korporasi, Vice President Corporate Communication Astra Agro Lestari, Mochammad Husni, akan membahas pentingnya membangun hubungan profesional antara perusahaan dan media di era digital.
Sesi kedua menghadirkan ahli pers Mario Abdillah Khair dengan tema “Etika, Profesionalisme dan Aspek Hukum Pers Membangun Hubungan yang Sehat antara Insan Pers dan Dunia Pendidikan.”Sesi ini khusus menyasar guru dan kepala sekolah untuk membahas batasan hubungan pers dengan lembaga pendidikan, etika pemberitaan, serta aspek hukum jurnalistik.
AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang
Ketua PWI Pelalawan Samsul Bahri mengatakan, workshop ini tidak hanya forum diskusi, tetapi juga momentum memperkuat kapasitas wartawan menghadapi perubahan industri media.
Ia menegaskan, AI tidak boleh dipandang sebagai ancaman. “Teknologi justru harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas karya jurnalistik, sepanjang tetap berada dalam koridor etika dan kode etik jurnalistik,” ujar Samsul, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, sekolah dan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Karena itu, hubungan yang dibangun harus berlandaskan etika, keterbukaan, dan pemahaman aturan agar terhindar dari kesalahpahaman saat peliputan.
PWI Pelalawan berharap melalui workshop ini terbangun pemahaman bersama bahwa keberlangsungan media di era transformasi digital dan AI membutuhkan adaptasi, peningkatan SDM, penguatan etika jurnalistik, serta kemitraan sehat antara media, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dengan begitu, media dapat bertahan dan tetap menjalankan fungsi pers secara profesional sebagai pilar demokrasi ( Ajo Marbun )