Deretan Tragedi Berdarah Masyarakat Mintak Pemerintah Dan Pihak Terkait Tindak Tegas PT KIMI

0 118

DERAKPOST.COM – Aktivitas operasional PT KIMI kini menjadi sorotan tajam publik dan pihak berwenang. Perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan komoditas ini diduga kuat melakukan berbagai pelanggaran perizinan serius menyusul terjadinya rentetan kecelakaan kerja fatal yang berujung pada jatuhnya korban jiwa di dua lokasi berbeda.

Belum reda duka akibat insiden maut di kawasan Pelindo Perawang, hari ini kecelakaan kerja fatal kembali terjadi di wilayah Buton. Sebuah kapal dilaporkan tenggelam saat tengah melakukan proses pemuatan (loading) cangkang sawit dari kapal tongkang (barge) ke kapal vessel.

Menurut informasi awal yang dihimpun, insiden di Buton yang mengakibatkan beberapa pekerja meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terjebak saat kapal mulai hilang keseimbangan dan tenggelam.

Kecelakaan maritim ini menambah daftar kelam rekam jejak operasional PT KIMi. Sebelumnya, operasional angkutan darat perusahaan ini juga memicu kecelakaan fatal di Pelindo Perawang. Sebuah truk pengangkut cangkang milik atau yang terafiliasi dengan PT KIMi terlibat kecelakaan maut yang merenggut nyawa korban akibat dugaan pelanggaran prosedur kelayakan kendaraan dan teknis angkutan di area pelabuhan.

Sorotan Tajam Pelanggaran Perizinan

Insiden bertubi-tubi ini memicu desakan dari berbagai elemen masyarakat dan pengamat kebijakan publik agar instansi terkait segera melakukan audit total terhadap legalitas PT KIMi. Perusahaan tersebut disinyalir mengabaikan pemenuhan standar dokumen perizinan, kelayakan armada, serta prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat.

“Kami meminta dinas terkait dan aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam. Ini bukan lagi sekadar kecelakaan kerja biasa, melainkan dampak nyata dari dugaan pembiaran pelanggaran perizinan dan SOP operasional yang berulang,” ujar salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT KIMi belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi mendalam maupun pertanggungjawaban atas dua insiden maut yang melibatkan lini bisnis logistik cangkang mereka. Sementara itu, pihak kepolisian bersama Syahbandar dan otoritas pelabuhan setempat dilaporkan tengah melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian untuk menyelidiki unsur kelalaian pidana dalam kasus ini. (Berry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.