Ketua Umum GP-GIBRAN: Pemerintah Harus Lebih Peka terhadap Aspirasi Rakyat demi Menjaga Kepercayaan Publik
DERAKPOST.COM – Ketua Umum Garda Pemuda GIBRAN (GP-GIBRAN), Feri Sibarani, SH, MH, sampaikan pandangan terkait kondisi bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan di sektor ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Karena tiap kebijakan strategis pemerintah perlu terus dievaluasi agar tetap selaras dengan kebutuhan serta harapan masyarakat.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen mendukung pembangunan nasional, GP-GIBRAN memandang kritik dan aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam proses demokrasi. Menurut Feri, pemerintah tidak hanya dituntut menjalankan program prioritas, tetapi juga harus membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan rakyat.
“Kami melihat beberapa kebijakan strategis pemerintah dalam beberapa waktu terakhir mendapat berbagai respons dari masyarakat. Hal ini tentu harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah perlu mendengar suara rakyat secara menyeluruh, karena keberhasilan sebuah kebijakan bukan hanya dilihat dari target yang tercapai, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Feri Sibarani.
Feri menegaskan, GP-GIBRAN tetap memberikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. Namun, dukungan tersebut, kata dia, juga harus disertai dengan sikap kritis yang konstruktif agar kebijakan yang dibuat semakin tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ia menyoroti sejumlah tantangan yang masih dirasakan masyarakat, terutama terkait kondisi ekonomi, daya beli, lapangan pekerjaan, hingga meningkatnya kebutuhan hidup. Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan kebijakan yang adaptif, efektif, dan benar-benar memahami kondisi masyarakat di lapangan.
“Presiden Prabowo Subianto memiliki mandat besar dari rakyat Indonesia. Kami berharap setiap kebijakan strategis tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat. Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang mau mendengar, menerima masukan, dan terus menyempurnakan kebijakan demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Selain itu, GP-GIBRAN juga menilai pentingnya penguatan komunikasi publik pemerintah. Menurut Feri, keterbukaan informasi, transparansi, dan kesediaan menerima kritik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“GP-GIBRAN ingin menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penyambung suara masyarakat. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk melemahkan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral agar pembangunan nasional berjalan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Feri menyampaikan bahwa GP-GIBRAN akan terus menghimpun aspirasi masyarakat dari berbagai daerah sebagai bentuk kontribusi dalam mengawal perjalanan pembangunan Indonesia. Ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mampu terus menghadirkan kepemimpinan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Harapan kami, seluruh kebijakan pemerintah benar-benar pro-rakyat, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik. Dengan kepemimpinan yang bijaksana, terbuka terhadap aspirasi, dan konsisten mengutamakan kepentingan rakyat, kami optimistis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat menjaga kepercayaan masyarakat sesuai amanah demokrasi dan konstitusi,” pungkas Feri. (Redaksi)