Waduh….. Waduk Gajah Mungkur di Jawa Tengah Saat Surut Musim Kemarau, Muncul Kuburan Kuno

DERAKPOST.COM – Saat surut pada musim kemarau, di Waduk Gajah Mungkur berada Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, kembali memperlihatkan jejak masa lalu. Puluhan makam kuno selama ini berada di dasar waduk, mulai terlihat itu seiring menyusut permukaan air.

Menurut warga di Kelurahan Wuryantoro, Kecamatan Wuryantoro, Karni. Ia ungkap makam-makam kuno mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Makam-makam itu belum seluruhnya muncul ke permukaan. Sebagianya masih tertutup air, sementara lainnya sudah terlihat jelas di dasar waduk.

“Makam-makam itupun mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Karena airnya surut. Tetapi ini belum terlihat semua, hanya baru sebagian aja, masih banyak yang di dalam air,” ungkap Karni, seperti yang dikutip dari laman Detik. Sebutnya, makam yang sudah muncul itu, tersebar di area dasar waduk.

Sebagian diantaranya, sebut Karni, diduga menggunakan batu kapur sebagai material makam. Kondisinya itu juga beragam. Ada makam masih terlihat cukup utuh, tapi ada sebagian lainya tampak terkikis akibat usia dan paparan air. Dan beberapa pada nisan masih menyisakanya ukiran atau tulisan,

Fenomena ini, yang juga sesekali menarik perhatian warga maupun pengunjung yang penasaran melihat makam yang kembali muncul di tengah waduk. Meskipun begitu, Karni mengatakan disaat ini, belum banyak wisatawan yang datang khusus untuk bisa melihat hal makam, di Waduk tersebut.

“Belum banyak itu wisatawan yang datang. Paling itu satu dua orang datang foto-foto saja. Kebanyakan itu yang ke sini ya orang mancing, sama petani ke sawah,” katanya. Ia juga mengatakan, lokasi makam ini juga tidak mudah dijangkau. Pengunjung harus berjalan kaki, serta dengan berhati-hati.

Bukan pertama kali muncul

Kemunculan makam-makam itu, ternyata bukan fenomena baru. Sebab saat musim kemarau serta volume air di Waduk Gajah Mungkur menyusut, area yang sebelumnya terendam memang dapat kembali terlihat. Hal demikian yang disampaikanya Camat Wuryantoro Soemardjono Fadjari

Dia mengatakan kalau kemunculan makam tersebut merupakan fenomena yang terjadi hampir setiap tahun. “Yang setiap kemarau itu, biasanya makam-makam mulai terlihat. Pada saat sekarang ini baru sebagian, yang karena airnya masih cukup tinggi. Maka itu belum muncul semua,” ujar Camat

Ia mengatakan, makam biasanya itu mulai terlihat sejak Agustus. Namun ditahun ini, kemunculan yang baru tampak pada bulan September 2026, yang karena pada proses penyusutan air saat sekarang berlangsung lebih lambat. Maka munculnya makam itu, yang baru diketahui beberapa hari. (Dairul)

kunomakamMungkursurutWaduk
Comments (0)
Add Comment