Mahasiswa UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Anak Panti Asuhan Mufaruddin di Pekanbaru

DERAKPOST.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan sosialisasi bertajuk “Mewujudkan Semangat Bela Negara bagi Generasi Penerus Bangsa” kepada puluhan anak Panti Asuhan Mufaruddin, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026 tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Sosialisasi berlangsung di aula panti asuhan yang disulap menjadi ruang belajar interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Juru bicara kegiatan dari UMRI, Aisyah Amelia, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pembentukan karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hidayatul Asni selaku pengurus Panti Asuhan Mufaruddin telah memberikan izin serta menyambut hangat kehadiran kami. Kegiatan ini merupa program sosialisasi edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai bela negara kepada anak-anak sejak dini,” ujar Aisyah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok 2 Teknik Informatika UMRI yang terdiri dari tujuh mahasiswa, yakni Aisyah Amelia, Muhamad Nouval Harianto, Fuad Satria Wibawa, Muhammad Nazreen, Agus Kliwanto, Habibi Ahmad Fatrya, dan Rayhan Pangestu.

Dalam pemaparannya, para mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara tidak hanya identik dengan tugas militer atau mengangkat senjata, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, jujur, menjaga persatuan, serta bijak menggunakan media sosial.

Materi yang disampaikan meliputi pengertian bela negara, landasan hukum, lima nilai dasar bela negara, hingga tantangan kebangsaan di era digital, seperti penyebaran hoaks, perundungan (bullying), dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Suasana sosialisasi berlangsung penuh antusias. Para peserta diajak berdiskusi melalui studi kasus yang dekat dengan kehidupan mereka, mengikuti permainan edukatif bertema kebangsaan, hingga menjawab kuis berhadiah untuk menguji pemahaman mengenai wawasan nusantara.

Sebagai bentuk implementasi nyata, setiap anak diminta menyampaikan komitmen sederhana yang akan dilakukan sebagai wujud bela negara, mulai dari rajin belajar, menjaga kebersihan lingkungan, menghemat air, hingga saling membantu sesama teman di panti.

Menurut panitia, pemilihan tema bela negara didasarkan pada masih banyaknya generasi muda yang memaknai bela negara sebatas menjadi tentara. Padahal, tantangan bangsa saat ini lebih banyak datang dari ancaman nonfisik seperti disinformasi, menurunnya toleransi, perundungan, serta penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, dengan membangun karakter yang berintegritas, disiplin, toleran, dan memiliki rasa cinta tanah air.

Melalui kegiatan pengabdian tersebut, mahasiswa UMRI berharap semangat bela negara dapat tumbuh dalam diri anak-anak Panti Asuhan Mufaruddin melalui tindakan-tindakan positif yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Dengan karakter yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menjadi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan. (Ferry)

belabupatiMahasiswaMasyarakatNegara
Comments (0)
Add Comment