DERAKPOST.COM – Matangkan persiapan sejumlah agenda adat, dan budaya yang akan dilaksanakan pada 19-20 September 2026 mendatang. Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Meranti ini, terus membahas dalam rapat panitia.
Sebagaimana diketahui, persiapan kembali ditaja LAMR Kabupaten Meranti, pada hari Rabu (2/9/2026) malam, berempat di Balai Adat LAMR setempat. Rapat yang dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Datuk Susanto Sudarmo SE, serta dihadiri Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik SSos MSi, bersama para Datuk dan Puan ini tergabung dalam kepanitiaan.
Hal itu seperti disampaikan Humas LAMR Meranti, Datuk Ucok Alexander. Dikatakan dia, bahwa panitia ini sebelumnya dibentuk melalui rapat pada 22 Agustus 2026. Pada rangkaian kegiatan tersebut, LAMR Meranti menjadwalkan empat agenda utama. Yakni berupa acara Rapat Kerja Pengurus LAMR Meranti Tahun 2026, Zikir dan Doa, Festival Senandung Melayu, bahkan Sembang Tata Adat Pengantin Melayu.
“Empat kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026,” ujar Datuk Ucok. Dia pun menambahkan, pelaksanaan seluruh agenda sudah mendapat dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Kabupaten Meranti.
Dalam rapat terbaru, katanya, pihak panitia melakukan pembahasan lebih rinci terkait kebutuhan pada pelaksanaan di lapangan. Materi yang dibicarakan mencakup teknis dan juga susunan acara, pembagian tugas masing-masing seksi, kebutuhan kegiatan, hingga pada penyesuaian rencana dengan ketersediaan anggaran.
Setiap seksi katanya, juga diminta segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Langkah tersebut, diperlukan agar seluruh kebutuhan dapat dipetakan serta dihitung secara terukur, dan sekaligus memastikan administrasi kegiatan berjalan tertib. Kata dia, tentunya dengan berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Datuk Susanto Sudarmo, menekankan pentingnya kekompakan seluruh panitia dalam halnya mempersiapkan kegiatan. Koordinasi antarseksi diharapkan terus berjalan ini sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian acara berakhir.
Susanto juga mengingatkan panitia untuk memperhatikan kelengkapan administrasi dan dokumentasi kegiatan. Dikarena sebut dia, laporanya pelaksanaan menjadi bagian penting pada proses pertanggungjawaban.
“Kerjasama antarbagian harus terus dijaga. Masing-masing seksi perlu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk memastikan administrasi,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Datuk Seri Afrizal Cik sebagai Ketua Umum DPH LAMR Meranti, berharap pada rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat halnya silaturahmi antara LAMR dan juga berbagai unsur masyarakat. Ia pun mendorong agar kegiatan melibatkan berbagai pihak. Yaitu unsur Forkopimda, pimpinan OPD, BUMN dan BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan dan lainnya.
Menurut Afrizal, keterlibatan lintas unsur tersebut penting agar kegiatan adat dan budaya tidak hanya saja menjadi agenda internal lembaga, tapi juga menjadi ruang bersama masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai Melayu di Kepulauan Meranti. Ia berharap semoga dari rangkaian kegiatan dapat menjadi wadah bersama untuk bisa mempererat silaturahmi sekaligus perkuat upaya pelestarian dan pengembangan adat serta budaya Melayu di daerah. (Atansyam)