DERAKPOST.COM – Iskandar Husein lantik pengurus KONI Meranti Priode 2026-2030, yang dinakhoda Hidayat Abdurrahman. Hal pengukuhan dan pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Grand Meranti, dihari Sabtu (29/8/2026) malam.
Didalam kesempatan itu, Iskandar Husein yang merupakan Ketua Umum KONI Riau mengatakan, momentum ini menjadi awal baru bagi jajaranya pengurus memperkuat pembinaan atlet, bahkan membenahi tata kelola organisasi, dan tingkatkan prestasi olahraga daerah. Sehingga bisa harumkan nama daerah ini.
Dia juga berpesan tidak mudah menyerah didalam hal menjalani proses pembinaan. Dikarena menurutnya, kalau prestasi tentu itu membutuhkan waktu. “Bahwa prestasi tidak akan lahir dalam waktu singkat. Ada proses panjang, ada keringat, kegagalanya dan ada hal perjuangan yang harus dilalui,” ungkap Iskandar.
Katanya, latihan yang konsisten dan serta mental yang kuat. Maka diminta para atlet menjadikan setiap hal pertandingan dapat dijadikan ini sebagai kesempatan tunjukan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah. Artinya ini
memiliki potensi atlet cukup besar. Hal itu, yang dipahami.
“Sejumlah atlet asal Meranti telah mampu menorehkan prestasinya tingkat nasional maupun internasional. Namun potensi itu, perlu dipetakan dan dianalisis juga secara serius agar pembinaan ini dapat dilakukan sesuai dengan karakter dan keunggulanya Cabor,” katanya.
Dikatakan dia, Kepulauan Meranti memiliki atlet-atlet potensial, sehingganya mampu berprestasi lebih tinggi. KONI Kepulauan Meranti perlu mengkaji dan menganalisa lebih dalam hal potensi atlet dan juga tiap Cabor yang menjadi unggulan Artinya, hal pembinaan yang serius, terarah dan serta ini berkelanjutan.
Ia mengatakan, itu akan membuka peluang bagi Kepulauan Meranti menjadi salah satu daerah penghasil atlet yang berprestasi di Provinsi Riau. Bahkan, dengan pengelolaan yang tepat, atlet-atlet Meranti diharap bisa mampu bersaing lebih jauh hingga tingkat nasional serta internasional sebagaimana itu menjadi tujuan.
“Pengukuhan, pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026–2030 pun menjadi titik awal untuk membuktikan komitmen tersebut. Tantangan kedepanya itu bukan hanya mempertahankan prestasi yang telah ada, tetapi ciptakan pembinaan yang mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial,” ujarnya. (Atansyam)