DERAKPOST.COM – Kadisdik Pelalawan, Leo Nardo membuka pelaksanaan O2SN tingkat SD, se- kabupaten ini.O2SN tahun 2026 ini dimulai19 hingga 21 Mei. Diikuti
perwakilan atlit pelajar dari 12 kecamatan.
Kesempatan itu, Leo Nardo mengatakan, pelaksanaan O2SN tahun ini mengacu pada surat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Maka hari ini dimulai pembukaan kegiatan tersebut.
“Untuk tahun ini ada lima cabang olahraga diperlombakan. Yakni Kids Atletik, pencak silat, renang, senam dan badminton,” ujar Leo Nardo saat pembukaan kegiatan, yang dikutip dari laman Mediacentre.
Ia menyampaikan, antusiasme peserta dalam mengikuti O2SN tingkat SD tahun ini sangat tinggi. Seluruh kecamatan di Kabupaten Pelalawan turut mengirimkan atlet terbaik mereka untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, peserta sangat antusias. Seluruh 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan mengutus perwakilan atlet untuk mengikuti pelaksanaan O2SN tingkat Sekolah Dasar ini,” katanya.
Setiap kecamatan mengutus sebanyak 10 atlet, sehingga total terdapat 120 atlet muda yang akan berkompetisi di tingkat Kabupaten Pelalawan untuk memperebutkan tiket menuju O2SN tingkat Provinsi Riau.
Leo Nardo berharap melalui ajang O2SN ini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan di tingkat Provinsi Riau hingga nasional.
“Target kita tentu para atlet siswa-siswi ini bisa meraih prestasi yang membanggakan Kabupaten Pelalawan di tingkat provinsi pada bulan Juni. Mudah-mudahan nantinya ada atlet O2SN tingkat SD dari Pelalawan yang mampu melaju hingga ke tingkat nasional,” harapnya.
Menurutnya, secara persiapan para atlet yang mengikuti O2SN tingkat SD ini sudah siap untuk berkompetisi di tingkat provinsi nantinya. Selain itu, para atlet berprestasi juga akan mendapatkan pembinaan lanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi olahraga pelajar di Kabupaten Pelalawan.
Ia menambahkan, O2SN merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi wadah pencarian bibit atlet muda berbakat di lingkungan sekolah. Karena itu, Dinas Pendidikan terus mendorong sekolah-sekolah agar aktif kembangkan kegiatan ekstrakurikuler olahraga. (Ajo Marbun)