DERAKPOST.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pinang Sebatang Barat yang dikelola oleh Yayasan Pemuda Kuning Berjaya terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pada Senin (8/6/2026), program ini menyasar sebanyak 2.231 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Penyaluran ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari anak usia dini hingga sekolah menengah atas, serta kelompok rentan di sejumlah posyandu. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini di wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, SPPG tidak hanya berfokus pada kuantitas, melainkan juga menjaga ketat kualitas dan variasi makanan yang disajikan. Pada hari tersebut, menu makanan basah yang didistribusikan terdiri dari nasi, ayam bumbu, sayur kol wortel, tahu, serta buah semangka sebagai pencuci mulut.
Tidak hanya itu, pihak SPPG juga telah mempersiapkan paket makanan kering untuk kebutuhan Posyandu pada tanggal 9 dan 10 Juni 2026. Paket tersebut meliputi susu, buah apel, ayam ungkep, serta tahu dan tempe.
Kehadiran menu yang bervariasi ini dipastikan telah melalui ruang kontrol kualitas yang ketat agar memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Kepala SPPG Pinang Sebatang Barat Yayasan Pemuda Kuning Berjaya, Fadila Afriansyah, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program yang menyentuh ribuan masyarakat ini. Ia menegaskan bahwa seluruh hidangan yang diproduksi telah diperhitungkan secara matang dari sisi pemenuhan nutrisi.
“Kami bersyukur karena sampai saat ini masih berkomitmen penuh dalam menjalankan program MBG ini. Setiap menu yang keluar dari SPPG tidak hanya dipastikan enak, tetapi juga sudah sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan oleh para penerima manfaat,” ujar Fadila Afriansyah, Senin (8/6/2026).
Fadila juga menambahkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi pilar utama dalam operasional harian mereka.
“Kami selalu mengikuti peraturan yang berlaku dalam menjalankan program MBG di wilayah kerja kami,” tegasnya.
Data yang dihimpun menunjukkan distribusi program MBG ini menyasar 16 titik strategis di Kecamatan Tualang. Di sektor pendidikan, manfaat ini dirasakan oleh ratusan siswa dan guru, mulai dari PAUD Syarif Ceria (13 orang), TK Syarif Ceria (15 orang), TK-Atika Zahra (37 orang), TK Darel Al-Hikmah (28 orang), TK Amalia (53 orang), hingga TK AR-Rahmah (28 orang).
Sektor pendidikan dasar dan menengah juga menerima porsi besar, di antaranya SDN 07 Pinang Sebatang Barat (338 orang), SDN 19 Pinang Sebatang Timur (116 orang), SMPN 13 (77 orang), SMPN 7 (531 orang), serta SMAN 3 Tualang dengan jumlah penerima terbesar mencapai 641 orang.
Sementara itu, di sektor kesehatan masyarakat, pemenuhan gizi juga dialokasikan melalui lima posyandu, yaitu Posyandu Kasih Ibu (220 orang), Posyandu Forestry (111 orang), Posyandu Harapan Banda (113 orang), Posyandu Pertiwi (52 orang), dan Posyandu Selasih (288 orang).
Melalui sinergi yang kuat antara yayasan, lembaga pendidikan, dan kader posyandu, program MBG ini diharapkan dapat menjadi stimulus positif bagi peningkatan derajat kesehatan dan konsentrasi belajar generasi muda di Kabupaten Siak. (Bery)