Khairul: Perbaikan Jalan Provinsi Riau yang Rusak Sepanjang 1.067 Kilometer Ini Butuh Dana Rp22 Triliun

DERAKPOST.COM – Diketahui, sekarang ini terdata jalan provinsi yang masih menjadi pekerjaan besar bagi Pemprov Riau. Yakni, hasil survei bulan Desember 2025, tingkat kemantapan jalan provinsi baru mencapai sekitar 65 persen.

Sementara itu, diketahui kondisi yang tidak mantap yaitu mencapai 35 persen dengan panjang 1.067 kilometer. Karena disaat ini untuk total panjang jalan provinsi tersebut terdapat atau mencapai 2.897 kilometer.

Terkait itu, Plt Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau Khairul Rizal, memaparkan hal demikian.

Dia mengatakan, data survei kondisi jalan per Desember 2025. Kondisi jalan mantap itu sekitar 1.800 kilometer atau 65 persen. Kondisi tidak mantap mencapai 35 persen yakni dengan panjang 1.067 kilometer.

“Data, merupakan hasil survei pada 2025. Sementara hasil survei kondisi jalan untuk Desember 2026 belum bisa dipublikasikan, yang dikarena masih harus melalui proses verifikasi oleh Kementerian,” terangnya.

Disebutkan dia, verifikasi diperlukan untuk memastikan angka kemantapan dan serta kondisi tidak mantap itu pada seluruh ruas jalan provinsi di Riau. Survei kondisi jalan merupakan bagian penting pendataan.

“Untuk mendukung penyusunan desain dan perencanaan penanganan jalan. Maka, dari survei itu, mengetahui tingkat kerusakanya setiap ruas jalan. Sehingga, penangananya yang bisa disesuaikan,” ungkap Khairul.

Dikatakan dia, dengan kondisi di lapangan, jalan yang masuk kategori tidak mantap itu yang juga tingkat kerusakan berbeda-beda. Mulai dari rusak ringan serta rusak sedang, hingga rusak berat. Ini, yang ditangani.

Terkait hal penanganan itu dikonfirmasikan kebutuhan anggaran? Metode penanganan dilakukan tidak bisa disamaratakan. Tetapi kebutuhannya anggaran memperbaiki jalan rusak diperkira mencapai Rp22 triliun. (Irsyad)

Comments (0)
Add Comment