Kepala SDN 01 Pekanbaru Berulah Kembali, Sengaja Menggoreng Persoalan untuk Mengamankan Posisinya

DERAKPOST.COM – Kepala SDN 01 Pekanbaru pantas disebut sebagai seorang pembohong. Hal ini, bukan isapan jempol belaka. Ucapan yang keluar dari mulutnya ternyata hanyalah sebuah ungkapan penuh kebohongan. Bahkan, soal dirinya pernah memfitnah seorang jurnalis tanpa dasar telah diklarifikasikan dirinya. Saat itu juga meminta maaf pada awak media dan mengakui kekeliruannya.

Selain seorang yang suka memelintir fakta, Salmah ini juga diduga melakukan tindakan pungutan liar pada saat penerimaan siswa pindahan. Bahkan hal ini, telah dilaporkan oleh orang tua siswa kepada Kabid SD di Disdik Kota Pekanbaru Sardius. Laporan tersebut juga diakui oleh Salmah dan hal inilah yang menjadi awal fitnah dilakukan oleh Salmah pada media.

Selain itu, anak dari Kepsek ini juga seperti memiliki kuasa penuh atas pihaknya Disdik Pekanbaru. Hal ini diakui sendiri oleh anak Salmah saat menjumpai awak media di SDN 01 Pekanbaru. “Saya telah langsung menelepon Kabid atas adanya persoalan ini. Saya mempertanyakan kenapa hal ini bisa terjadi. Bagaimana mungkin hal ini bisa besar,” ujarnya kepada awak media.

Kelancangan seorang anak kepsek untuk langsung menelepon dan pertanyakan hal peranan Kabid dalam persoalan dari orang tuanya adalah hal yang ganjil. Sehingga hal kejadian ini, tentunya menjadi tanda tanya besar. Apakah hubungan Kabid SD itu dan anak Kepsek SDN 01. Sebab sehingga dia bisa langsung meintervensi dan mendikte Kabid SD Disdik Pekanbaru tersebut.

Dalam hal keterangan rilis diteriima media. Sebenarnya persoalan ini bisa diselesaikan secara baik, seandainya Kepsek SDN 01 itu mau mengakui kesalahan. Bahkan, didalam
menjernihkan letak persoalan, oleh karena itu awak media yang difitnah sudah pernah melayangkan somasi ke pihak Kepsek SDN 01. Namun entah apa alasan, hingga disaat ini tak pernah ada ditanggapi oleh Salmah selaku orang yang menjadi akar persoalan ini.

Maka hal yang terjadi, setelah somasi dan adanya pemberitaan dilansir. Baru, disaat itu Salmah mengakui akan kesalahannya dengan menghubungi awak media yang pernah difitnah. “Assalamualaikum Pak. Ini saya baru buka HP. Memang ada dari wali murid masuk ke sekolah sini. Jadi ini cuma miss komunikasi. Tadi, kami sudah kumpul meluruskan masalah yang dituduhkan ini. Jadi saya mohon maaf, karena spontan menuduh bapak, ternyata wali murid yang melaporkan saya ke Kabid Disdik,” ungkap Salmah melalui pesan WhatsApp.

Dari apa yang disampaikan ini, sudah jelas dan terang benderang bahwa Kepsek SDN 01 ini telah melakukan fitnah dan informasi bohong. Tapi bukanya mau menyelesaikan secara baik, Kepsek malah menyebarkanya informasi yang tidak sesuai fakta. Bahkan, demi mencoba menutupi kebohongannya, Salmah ini malah membuat isu bahwa ada upaya menggiring opini yang dilakukannya awak media.

Tentu apa yang terjadi, menunjukkan sifat dan juga karakter Salmah sebagai seorang pemimpin. Yaitu, rela melakukan tuduhan palsu demi melindungi kesalahan. apakah pantas untuk menjadi seorang leader untuk memajukan pendidikan di Kota Pekanbaru. Atas apa yang telah dilakukan oleh Salmah maka sudah semestinya pihak Disdik serta Walikota bisa mempertimbangkan kembali jabatan Salmah tersebut. (Redaksi)

 

kembaliMenggorengPekanbarupersoalanSDN
Comments (0)
Add Comment