DERAKPOST.COM – Lembaga Survei Opini Rakyat merilis, hasil survei terbaru terkait penilaian masyarakat pada citra anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru. Hasilnya itu nama Ayat Cahyadi malah tempati posisi teratas sebagai wakil rakyat ini dengan citra paling positif di mata masyarakat.
Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat yang juga Dosen Universitas Riau, Adlin kepada wartawan, menyebut survei dilaksanakan pada 24 April hingga 16 Mei 2026 dengan melibatkanya 29 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau ini sebagai pengumpulan data. Dengan sebanyak 290 responden memiliki hak pilih.
“Diwawancarai dalam survei ini, terdiri dari 145 laki-laki dan juga 145 perempuan yang tersebar di 15 kecamatan, Kota Pekanbaru. Survei, menggunakan methode multistage random sampling dengan sampling error dan margin of error yaitu masing-masing sebesar 6 persen. Hasil survei ini, dengan menggambarkan bagaimana hal penilaian masyarakat itu,” ungkapnya.
Adlin mengatakan, hal itu terhadap kinerja dan citra anggota DPRD Provinsi Riau dari Dapil Pekanbaru ini setelah lebih dari satu tahun menjabat. Dikatakanya, bahwa pada temuan survei tersebut, Ayat Cahyadi yang berada posisi puncak dengan tingkat citra positif sebesar 20 persen. Posisi kedua itu Parisman Ikhwan dengan 14,48 persen.
Sementara disusul Ahmad Tarmizi sebesar 14,14 persen. Robin P Hutagalung dan juga Sumardany yang sama-sama meraih angka 11,38 persen. Berikutnya ada itu, Munawar ini dengan 10 persen, Ginda Burnama 7,24 persen, Kasir 6,9 persen, dan juga M Vadel Variza yang berada pada posisi terbawah dengan 4,14 persen.
Adlin mengungkapkan terdapat perubahan cukup signifikan dibandingkan hasil survei April 2025, terutama pada elektabilitas dan citra Sumardany. “Pada survei ditahun lalu, Sumardany, yaitu hanya berada di angka 4 persen, namun saat ini naik menjadi 11,38 persen,” kata Adlin.
Selain itu, Ahmad Tarmizi juga mengalami kenaikan dari 9 persen pada 2025 menjadi 14,14 persen tahun ini. Sebaliknya, M Vadel Variza juga disebut masih stagnan diposisi bawah dan mengalami penurunan tipis dari 5,1 persen pada 2025 menjadi 4,14 persen pada 2026. Hal ini, gambarkan bagaimana penilaian masyarakat terhadap kinerja dan citra serta bisa menjadi acuan dari masing masing wakil rakyat. (Dairul)