GP-GIBRAN Siapkan Satgas Kemanusiaan, Relawan Siap Bergerak Bantu Warga di Seluruh Indonesia

DERAKPOST.COM – Garda Pemuda Generasi Indonesia Bersatu untuk Rakyat dan Nusantara (GP-GIBRAN) menyiapkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.

Satgas ini dirancang sebagai unit relawan yang akan bergerak membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat, mulai dari banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi hingga berbagai kejadian membutuhkan keterlibatan relawan.

Ketua Umum GP-GIBRAN, Feri Sibarani, SH, MH, mengatakan pembentukan Satgas menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus upaya memperkuat pengabdian sosial kepada masyarakat.

Menurut Feri, Satgas GP-GIBRAN tidak dibentuk untuk menjalankan fungsi keamanan atau penegakan hukum. Satgas tersebut murni diarahkan sebagai wadah kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Satgas ini kita arahkan sebagai wadah pengabdian sosial. Fokusnya membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama ketika terjadi bencana dan kondisi darurat,” kata Feri.

Ia menegaskan, semangat yang dibangun GP-GIBRAN adalah gotong royong, solidaritas, kedisiplinan dan kepedulian terhadap sesama.

GP-GIBRAN sendiri merupakan organisasi relawan yang menghimpun pemuda dan masyarakat dengan semangat “Bersatu, Bergerak, dan Berjuang” untuk rakyat dan Indonesia.

Organisasi tersebut didirikan pada awal 2026 oleh Feri Sibarani bersama sejumlah anggota pendiri. Feri menyebut gagasan pembentukan GP-GIBRAN berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Selain kegiatan sosial, GP-GIBRAN juga membawa misi edukasi dan regenerasi kepemimpinan. Organisasi ini mendorong keterlibatan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Feri menyebut kepengurusan GP-GIBRAN kini telah terbentuk di sejumlah wilayah Indonesia. Konsolidasi nasional pun terus dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat daerah.

Sebagai bagian dari konsolidasi tersebut, GP-GIBRAN berencana menggelar Deklarasi Nasional di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada akhir Agustus 2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi ajang penguatan komitmen seluruh pengurus dan relawan GP-GIBRAN.

Dengan pembentukan Satgas Kemanusiaan, GP-GIBRAN ingin memastikan keberadaan organisasi tidak hanya berhenti pada struktur dan deklarasi, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

“Harapan kami, ketika masyarakat membutuhkan bantuan, relawan GP-GIBRAN bisa hadir dan bergerak bersama masyarakat,” ujar Feri.

GP-GIBRAN menargetkan Satgas Kemanusiaan dapat menjadi salah satu kekuatan relawan yang berkontribusi dalam penanganan berbagai persoalan sosial dan kebencanaan di daerah. (Redaksi)

 

BergerakGibrankemanusiaanrelawansatgas
Comments (0)
Add Comment