Anggota DPRD Riau Andi Darma Soroti Dugaan Pengurangan Suplai BBM, Minta Kementerian Serius Tangani

DERAKPOST.COM – Anggota DPRD Riau
Andi Darma Taufik mengatakan, terjadi antrian kendaraan roda dua disejumlah SPBU, seharunya tidak terjadi demikian. Pasalnya itu, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Riau terbatas.

Dalan hal ini, ia mengatakan, tentu heran kondisi sangat memprihatinkan terjadi di Provinsi Riau tersebut. Karena, diketahu Riau ini sebagai daerah penghasil minyak. Tetapi malah kewalahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sendiri sejak akhir April lalu.

Menurutnya, dengan kejadian ini bisa ada yang tidak beres dari suplay demand-nya. Padahal, Pemprov Riau sudah melakukan upaya efisiensi seperti Work From Home (WFH) termasuk tak menggunakan mobil dinas.

“Artinya, ini ada dugaan kekurangan suplai untuk ketersediaan BBM di Riau. Bisa saja jatahnya jatahnya dikurangi, dikarena ada beberapa SPBU juga kosong hari ini. Dan antrean juga sampai satu jam setengah,” ujar Andi, Senin (4/5/2026).

Politisi PDIP ini mengatakan, ada antrean panjang di SPBU bahkan itu antrean juga terjadi di tempat pengecer, merupakan hal yang tidak biasa. Sementara Riau merupa daerah penghasil minyak.

“Riau ini penghasil minyak, bor minyak baru juga banyak. Maka itu harusnya Pertamina memastikan hal suplai minyak untuk Riau itu ada. Akan tetapi hari ini tidak ada, maka semuanya berdampak,” sebutnya.

Yang dikarena kelangkaan ini, ungkap Andi, masyarakat mau tidak mau juga terpaksa membeli BBM non subsidi. Bahkan yang non subsidi pun yang kini dijual yaitu harga tinggi, tapi di SPBU juga kehabisan stok.

“Artinya, suplay demand-nya itu yang tidak matching. Banyak dari SPBU yang kosong, sehingga itu berdampak ke semua, macet dimana-mana dan mengganggu aktivitas lain,” tegasnya. Dalam ini, meminta Kementerian ESDM serius melihat Provinsi Riau sebagai penghasil minyak. (Dairul)

andiBBMDPRDkementerianRiau
Comments (0)
Add Comment