660 Personil dan Teknologi Arfina dari PTPN IV Regional III Gempur Karhutla di Tiga Kabupaten Riau

DERAKPOST.COM – PTPN IV Regional III bergerak cepat dalam halnya membantu penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Perusahaan mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) beserta peralatan lengkap untuk bahu-membahu bersama Satuan Tugas (Satgas) di Kabupaten Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu.

Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap penanganan darurat lingkungan serta sinergi bersama pemerintah daerah.

“Karhutla membutuhkan penanganan bersama. Kami mengerahkan personel dan peralatan yang kami miliki untuk membantu Satgas di lapangan,” ujar Bambang, Senin (7/9/2026).

Operasi pemadaman dan pendinginan tercatat dilakukan di beberapa titik krusial. Di Kabupaten Siak, tim bahu-membahu memadamkan api di Kecamatan Dayun yang melahap lahan seluas sekitar 40 hektare.

Mengingat kontur lahan berupa gambut, petugas langsung melakukan tahap pendinginan intensif guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang memicu kebakaran susulan.

Aksi serupa juga digencarkan di Indragiri Hulu, tepatnya di Sungai Golang, Kecamatan Kelayang, dengan luas area terdampak sekitar 4 hektare.

Sementara itu, di Kabupaten Kampar, tim siaga diterjunkan langsung ke Desa Hang Tuah, Kecamatan Perhentian Raja.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang dan deteksi dini, PTPN IV Regional III menyiagakan sebanyak 660 personel RPK yang tersebar di seluruh unit operasional. Tim ini rutin melaksanakan patroli hingga ke kawasan penyangga perusahaan.

Upaya pencegahan tersebut turut didukung pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Arfina. Aplikasi ini dirancang untuk deteksi potensi titik api secara real time itu dalam radius hingga lima kilometer dari areal perusahaan, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

Dalam operasi di lapangan, para personel dilengkapi dengan sarana pendukung memadai, mulai dari mesin pompa bertekanan tinggi, selang, nozzle, GPS, drone, hingga puluhan embung buatan yang disiagakan sebagai cadangan sumber air strategis.

“Kami akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang kami miliki. Ketika ada kebakaran yang membutuhkan dukungan, kami siap membantu bersama-sama di lapangan,” pungkas Bambang.

Comments (0)
Add Comment