Dugaan Korupsi, IPMR Jakarta Desak Dirut RSD Madani Pekanbaru Arnaldo Eka Putra Diperiksa

0 96

DERAKPOST.COM – Elemen masyarakat ini tergabung dalam IPMR di Jakarta meminta dan mendesak KPK RI untuk memanggil dr. Arnaldo Eka Putra, SpPD. Dengan dilakukan pemeriksaannya Dirut Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, terkait dugaanya tindak pidana korupsi.

Desakan itu disampaikan oleh Ketua IPMR Jakarta Rahmat Pratama, kepada media ini dalam siaran pers. Dalam aksi demonstrasi tersebut, IPMR Jakarta telah menyuarakan keprihatinan dan tuntutan mereka agar dari KPK segera menyelidiki dugaan korupsi di RSD Madani Pekanbaru.

Demonstrasi ini menjadi pemicu bagi KPK untuk mengambil tindakan cepat didalam memeriksa Arnaldo Eka Putra ini mengusut tuntas dugaan korupsi yang ada. Menurut Rahmat, pihaknya usai menggelar aksi dan menyerahkan berkas dugaan korupsi itu ke lembaga antirasuah itu, KPK berjanji akan menindak lanjutinya.

Dalam hal ini pihak KPK telah menyatakan bahwa pemeriksaan ini adalah bagian dari komitmen mereka memberantas korupsi di berbagai sektor, termasuk halnya itu sektor kesehatan. “Kami berterima kasih kepada masyarakat dan bahkan organisasi seperti IPMR yang aktif mengawasi serta melapor dugaan tindak pidana korupsi,” ungkap juru bicara KPK.

RSD Madani Pekanbaru sebelumnya telah menjadi sorotan ini karena adanya laporan dugaan penyalahgunaan anggaran, bahkan  proyek yang tidak transparan. Pemeriksaan terhadap Arnaldo Eka Putra itu, diharapkan dapat memberi kejelasan atas ada dugaan tersebut dan memastikan bahwa anggaran negara digunakan sesuai peruntukannya.

KPK menegaskan bahwasa setiap individu yang terlibat dalam tindak pidana korupsi akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu. “Kami, terus bekerja keras untuk memastikan integritas dan transparansi didalam hal setiap sektor pemerintahan dan pelayanan publik,” kata juru bicara KPK ini.

Terkait adanya rilis diterima media ini, yang dikonfirmasi juga kepada Dirut RSD Madani Pekanbaru Arnaldo Eka Putra, yakni melalui pesan WhatsApp (WA) tersebut. Hal terkait aspirasi IPMR Jakarta di kantor KPK, ini tak kunjung memberikan jawaban hingga pada saat berita ini diupload atau dipublikasikan.
(Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.