DERAKPOST.COM – Anggota, di Parlemen Malaysia Kalam Salan berasal dari oposisi menyampaikan kritik, terhadap kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Indonesia. Kritik yang disampaikan melalui bahasa Jawa.
Mewakili daerah pemilihan Sabak Bernam dari Partai Bersatu (Bersatu), Kalam menyampaikan pesannya kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rapat majelis parlemen Malaysia, pada Rabu (21/10/2026).
Kalam menyampaikan pidatonya dalam bahasa Jawa di hadapan anggota parlemen lainnya. Ia berharap pesan tersebut dapat dipahami oleh para pemangku kepentingan di Indonesia.
“Di sana (Indonesia), kebanyakan orang Jawa tidak memahami bahasa Melayu. Oleh karena itu, izinkan saya, dengan persetujuan parlemen, menyampaikan pidato dalam bahasa Jawa,” kata Kalam sebelum memulai pidatonya, seperti hal dikutip dari laman CNNIndonesia.
“Assalamualaikum, Pak Prabowo. Pripun kabare? Paringi waras, nggih. Kulo arep ngomong soal kabut asap sing saben tahun kok meneh songko Indonesia nganti Malaysia. (Assalamualaikum, Pak Prabowo. Bagaimana kabarnya? Semoga Bapak selalu sehat. Saya ingin berbicara tentang masalah kabut asap yang sudah berulang kali melanda Malaysia selama sepuluh tahun terakhir akibat kebakaran hutan di Indonesia),” ujar Kalam memulai pidatonya dalam bahasa Jawa.
Menariknya, Kalam sendiri merupakan keturunan Jawa-Melayu yang berasal dari Sabak, Malaysia, kawasan yang dikenal memiliki komunitas keturunan Jawa. Ia menetap di kawasan pesisir Selangor.
Kalam bin Kalam lahir di Sabak pada 6 Januari 1965. Ia kemudian terjun ke dunia politik Malaysia dan terpilih sebagai anggota parlemen untuk daerah pemilihan Sabak Bernam sejak November 2022.
Sabak Bernam merupakan sebuah distrik di bagian barat laut negara bagian Selangor, Malaysia. Wilayah ini berbatasan dengan negara bagian Perak di sebelah utara.
Sabak Bernam dikenal sebagai tempat komunitas keturunan Jawa berdomisili, yang telah menetap sejak era kolonial Inggris (awal abad ke-20). Mereka berdiam di sana sudah generasi ketiga atau keempat dan terintegrasi dengan masyarakat Malaysia.
Rata-rata mata pencaharian keturunan Jawa Melayu di Sabak Bernam mencakup perikanan, pertanian, dan perkebunan, termasuk kebun kelapa.
Kalam merupakan anggota Partai Persatuan Pribumi Malaysia atau Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU). Partai tersebut didirikan oleh Mahathir Mohamad dan Muhyiddin Yassin, seperti dikutip laman resmi Bersatu. (Dairul)