Waketum Partai NasDem Saan Mustopa Tegaskan tak Masuk Kabinet Prabowo – Gibran Bukan Berarti Oposisi

DERAKPOST.COM – Diketahui bahwa Partai NasDem memutuskan tidak masuk kabinet pada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Walaupun begitu disebutkan Waketum Partai NasDem Saan Mustopa, bahwa itu bukan oposisi.

“Menegaskan, keputusan itu bukan berarti NasDem menjadi bagian dari oposisi. Kita tetap berada dalam barisan pemerintahan Pak Prabowo dan juga Pak Gibran. Karena itu, kita men-support dan juga mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keputusan kebijakan dan program pemerintahan Pak Prabowo,” kata Saan di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Dikutip dari detik. Saan dalam kesempatan itu juga tegaskan bahwa keputusan NasDem bukan lantaran penawaran portofolio pos menteri tak pas dengan yang diinginkan. Saan mengatakan NasDem tak ingin mendorong-dorong kader untuk berada di kabinet.

“Tidak ada (karena posisi menteri tak strategis), itu tidak ada sama sekali. Jadi bukan karena misalnya portofolionya nggak pas, itu nggak ada sama sekali. Ini lebih kepada sekali lagi kita merasa kurang pas gitu ya kalau kita ngedorong untuk hal menempatkan kader-kadernya di kabinet,” ujar Saan.

Katanya, memberikan dukungan itu sejak awal. Jadi sebelum ada yang lain memberi dukungan, tapi NasDem sejak awal sudah memberikan dukungan kepada Prabowo. NasDem, kata Saan, inikan tahu diri tidak meminta jabatan menteri ke Prabowo. Ia menyinggung pada Pilpres 2024, diketika NasDem tak mendukung Prabowo sebagai Presiden.

“NasDem ini kan ketika Pilpres 2024, 14 Februari yang lalu, itu kan tidak memberikan dukungannya terhadap Pak Prabowo. Nah, karena itu, secara etika tentu NasDem apa istilahnya tahu diri ya, bahwa dia memberikan kesempatan bagi partai-partai koalisi pendukung Pak Prabowo, Pak Gibran untuk mengisi komposisi di kabinet,” ujar Saan.

“Jadi kita memberikan kesempatan terlebih dahulu lah ya kepada seluruh partai pendukung untuk mengisi pos-pos yang ada di kabinet,” tambahnya.

Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim sebelumnya mengatakan partainya memutuskan tidak masuk kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hermawi menegaskan pikiran dari NasDem akan sangat berarti daripada hanya sekadar keikutsertaan fisik.

“Atas dasar pertimbangan banyak hal, kita memutuskan juga untuk tidak masuk dalam kabinet, menurut kita pikiran-pikiran kita kalau diterima itu jauh lebih penting daripada kita masuk dalam kabinet,” kata Hermawi di RSPAD Jakarta Pusat, Minggu (13/10). Hermawi menjawab pertanyaan peluang NasDem di kabinet.  (Dairul)

GibranNasDemPrabowo
Comments (0)
Add Comment