Viral Video Puluhan Penonton Bioskop di Mal SKA Tumbang Keracunan, Manajemen Abaikan Prosedur Kesehatan

DERAKPOST.COM – Terjadi kepanikkan di Mal SKA Pekanbaru, puluhan pengunjung bioskop itu mendadak batuk parah, sesak napas, hingga muntah-muntah yang akibat dugaan paparan semprotan pestisida pada Sabtu malam (10/5/2025). Insiden memicu kemarahan publik serta membuka borok kelalaian manajemen pusat perbelanjaan terbesar di Riau itu.

Dikutip dari laman riautrubune.com. Sesuai kesaksian pemilik video yang viral di media sosial, yaitu lebih dari 50 orang pengunjung yang menonton dalam bioskop, mengalami gejala keracunan segera setelah keluar dari studio bioskop. “Pengunjung itu masih ada nyemprot racun ? Hama kami ni? Gilasih!” tulisnya. Dalam video itu, terlihat beberapa orang jatuh lemas dan juga nyaris pingsan, bahkan ada yang muntah ditempat.

Diduga Langgar UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen

Praktik penyemprotan bahan kimia berbahaya saat jam operasional diduga kuat melanggar UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 190 yang menyebutkan:

“Setiap orang yang dengan sengaja menghasilkan atau menggunakan bahan yang membahayakan kesehatan manusia dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

Selain itu, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 8 Ayat (1) juga melarang pelaku usaha menawarkan barang atau jasa yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa konsumen.

Pakar Kritik Keras: “Ini Kelalaian Serius!”

Dr. Dedi Gunawan, pakar kesehatan lingkungan dari Universitas Andalas menyebut kejadian ini sebagai bentuk pengabaian prosedur standar keselamatan publik.

“Penyemprotan pestisida di area publik yang masih aktif dikunjungi masyarakat adalah tindakan gegabah dan tidak berperikemanusiaan. Ini bukan sekadar kelalaian teknis, ini potensi kriminal,” tegasnya.

Komentar Pedas dari Warga:

“Anak saya umur 5 tahun batuk-batuk terus dan muntah! Ini mall atau rumah penyiksaan?! Manajemen SKA harus tanggung jawab!” – Fitri, warga Pekanbaru.

“Mereka lebih peduli nyamuk daripada manusia!” – Sulaiman, pengunjung bioskop.

Tanggapan Lemah dari Pihak Keamanan

Seorang petugas keamanan bernama @jefryrowland_ mengaku di komentar bahwa penyemprotan biasanya dilakukan saat mal sudah tutup, namun seolah membenarkan kejadian ini sebagai “ketidaksengajaan waktu”. Netizen mengecam tanggapan tersebut sebagai bentuk “cuci tangan”.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen Mal SKA belum memberikan pernyataan resmi. Masyarakat mendesak Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Satpol PP untuk segera menyelidiki dan menindak tegas pihak-pihak bertanggung jawab.  (Dairul)

Bioskopkeracunanmalska
Comments (0)
Add Comment