Rutan Batam dan BNN Provinsi Kepri Hadirkan Pelatihan Budikdamber

DERAKPOST.COM – Pemulihan bukan sekadar meninggalkan masa lalu, tetapi juga tentang menyiapkan langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik.

Semangat tersebut diwujudkan Rutan Kelas IIA Batam melalui kolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) dalam pelaksanaan Pelatihan Vokasi Pascarehabilitasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) dengan fokus pada budidaya ikan lele.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khusus peserta pascarehabilitasi, dengan memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga didorong untuk membangun kembali rasa percaya diri dan keyakinan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menjalani kehidupan secara mandiri.

Dalam pelaksanaannya, peserta diperkenalkan dengan metode Budikdamber, yaitu teknik budidaya ikan yang sederhana, efisien, dan dapat diterapkan pada lahan terbatas. Ikan lele dipilih sebagai komoditas utama karena relatif mudah dibudidayakan dan memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha.

Peserta mendapatkan pembelajaran mengenai berbagai tahapan budidaya, mulai dari persiapan media dan wadah, pemilihan serta penebaran bibit, pemberian pakan, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil budidaya.

Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah peserta kembali ke lingkungan masyarakat.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan ini juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, kemandirian, dan kepercayaan diri.

Setiap proses dalam budidaya mengajarkan bahwa hasil yang baik membutuhkan kesabaran, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Kolaborasi antara Rutan Kelas IIA Batam dan BNN Provinsi Kepulauan Riau menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung proses pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan.

Pembinaan pascarehabilitasi tidak berhenti pada proses pemulihan, tetapi dilanjutkan dengan pemberian keterampilan yang dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.

Melalui kegiatan ini, Rutan Batam terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya membentuk pribadi yang lebih baik, tetapi mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan membawa keterampilan, harapan, dan semangat untuk memulai kehidupan baru. (Afrizal)

Comments (0)
Add Comment