DERAKPOST.COM – Diketahui, berdasar hasil penjaringan partai. Ternyata nama
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam nominasi Calon Presiden (Capres) ditahun 2024. Sehingga ini jadi pertanyaan pengamat politik.
Seperti disampaikan Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago. Ia mengatakan tingkat elektabilitas tokoh militer dalam pemilihan presiden sekarang ini, masih rendah. Namun ada masyarakat masih menjadikan sebagai capres yang ideal.
“Itu, sebuah keniscayaan dalam Pemilu kita, sehingga didalam Voxpol misalnya bahwa calon presiden dari militer – sipil atau sipil – militer itu masih termasuk di calon ideal yang diinginkan masyarakat,” ucapnya seperti dilansir Antara.
Ia beranggapan masyarakat yang masih mempertimbangkan pada tokoh militer sebagai presiden yang karena dianggap sebagai pemimpin tegas dan berani. Ini katanya, juga harus mempunyai racikan modal elektoral menjanjikan dan harus bisa mempertahankan tren keterpilihan yang positif.
“Nanti bisa dilihat, dari trennya apakah stagnan, apakah positif. Selain itu juga dilihat dari tingkat popularitas, tingkat ketenaran, tingkat kepantasan maupun tingkat keterpilihan. Rumusnya, adalah sebagian orang yang kenal, sebagianya orang kenal memilih ada juga yang tidak memilih, itu racikan elektoral rumusnya seperti itu,” ucap Pangi.
Pada kesempatan itu, CEO dan Founder Voxpol Center Research and Consulting ini mengatakan narasi pemikiranya dari kalangan militer yang mencalonkan diri menjadi presiden harus cocok dengan kebutuhan masyarakat ke depan, karena tantangannya akan semakin berat dan rumit.
“Itu sejauh mana kompetensi dan juga kapasitas narasi pikiran apa yang akan mereka lakukan. Apakah mereka cocok seusai kebutuhan masyarakat itu untuk ke depan. Karena hal tantangannya dan problematika ke depan tentu lebih berat dan persoalan tentu lebih complicated,” jelasnya.
Pangi pun mengingatkan bila ada calon presiden dari kalangannya anggota TNI yang masih aktif, ia menyarankan untuk mundur sebelum masuk didalam politik praktis. Ini supaya TNI harus kembali ke tujuan awal, tidak bisa masuk ke dalam politik praktis (saat masih aktif). Kalau mereka ingin jadi calon presiden. Rul