Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie Sebut Politisi tak Punya Ijazah Berhak Memimpin.

DERAKPOST.COM – Jimly Asshiddiqie yang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menilai politisi yang tidak ada punya ijazah berhak untuk memimpin.

Hal tersebut, diungkapkanya dalam siniar yang telah tayang di YouTube Total Politik. Menurut Jimly, yang mesti itu punya ijazah ialah Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena tugasnya berada pada pelayanan.

“Walaupun sebetulnya yang ketat pakai ijazah itu (seharusnya) untuk ASN,” kata Jimly dikutip dari laman Fajar. Sementara untuk presiden dan wakil presiden, dinilai tidak perlu. Menurutnya, yang penting ialah kedaulatan rakyat.

Sambungnya, untuk hal pendidikan politik, kedaulatan rakyat itu yang sesungghuhnya, jikalau presiden dan wakil presiden. Nggak usahlah. Bahkan, kata Jimly, untuk politisi tak sekolah sekalipun.

Namun disisi lain, Jimly menegaskan tak membela akan hal Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Hanya kebetulan saja dalam polemik ijazah Gibran bergulir.

“Tapi tolong jangan dikaitkan dengan Gibran. Saya tidak bela Gibran. Kebetulan aja ini,” ungkapnya.

Dia mengakui ada persoalan dalam syarat pencalonan Gibran di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Kan di saat yang sama, saya bicara juga. Gibran ini ternyata ada masalah, gitu kan, walaupun putusan MK, pertimbangannya ada masalh dalam persyaratan capres itu,” pungkasnya. (Dairul)

Comments (0)
Add Comment