Khairul Fahmi Hingga Sekarang TPP KONI Riau Belum Selesaikan Verifikasi Ulang, Ini Alasannya …..

DERAKPOST.COM – Diketahui sekarang ini, dua orang bakal calon Ketua Umum KONI Riau, yakni Edi Basri dan Iskandar Hoesin. Hal itu disampaikan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Riau Khairul Fahmi.

Kesempatan itu, dia pun mengaku belum menyelesaikan verifikasi surat dukungan dari KONI kabupaten/kota terhadap dua bakal calon yakni Edi Basri dan Iskandar Hoesin. “Hingga disaat ini TPP belum bisa  menyelesaikan verifikasi ulang yang sesuai dengan arahan dari KONI Pusat ini, setelah ada dukungan ganda dan cabut mencabut dukungan terhadap bakal calon,” katanya.

Dikatakannya, dalam tahap verifikasi itu, ia telah menjalankan tugasnya sesuai dengan arahan KONI Pusat. Tapi, ada tiga dari lima anggota TPP ini menolak untuk melakukan verifikasi ulang terhadap surat dukunganya KONI kabupaten/kota pada masing-masing calon. Tiga otang menolak verifikasi ulang itu diantaranya M Yasir (KONI Pekanbaru), Agusman Sikumbang (cabor Karate), serta Riko Bakhtiar (cabor Bowling).

“Saya sudah menjalankan tugas sesuai dengan aturan dalam pedoman TPP dan arahan dari KONI Pusat untuk melakukan verifikasi ulang terhadap dukungan KONI daerah yang memberikan dukungan ganda dan mencabut dukungan terhadap bakal calon ketua KONI Riau,” ujar Fahmi, Kamis (26/2/2026). Dikutip dari laman Cakaplah. Ia menyebut, seluruh TPP telah konsultasi ke KONI Pusat dan menerima arahan.

“Namun sampai disaat ini proses kerja TPP belum tuntas dan baru ada hasil rapat dan notulennya. Tapi mereka anggota dari TPP tiga orang telah melabrak aturan dan diluar kewenangan mereka. Maka saya tidak mau melabrak aturan, saya bekerja profesional dan berintegritas. Terhadap hal dukungan  harus dilakukanya verifikasi ulang, faktual, sesuai fakta, dan jelas dibunyikan,” ungkap Fahmi.

Wakil Ketua I KONI Riau itu menyampaikan, ada 3 KONI kabupaten/l yang memberikan dukungan ganda, diantaranya, KONI Bengkalis, KONI Rokan Hulu dan KONI Indragiri Hilir. Tiga KONI tersebut sudah jelas dalam surat dukungannya mendukung Iskandar Hoesin, bukan kepada Edi Basri.

Dikutip dari laman Cakaplah. Namun yang terjadi adalah cabut mencabut dukungan, dan dukungan terakhir jelas KONI Inhil dan KONI Rokan Hulu tetap mendukung Iskandar Hoesin. Sedangkan Bengkalis tetap mendukung Edi Basri.

“Sebenarnya dalam aturan dokumen TPP proses cabut mencabut dukungan tidak ada aturannya. Jadi dikeluarkanlah keputusan dari KONI Pusat untuk melakukan verifikasi ulang terhadap cabut mencabut dukungan tersebut. Baik pencabutan yang pertama dan pencabutan yang kedua. Kita harus konsisten sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Akan tetapi dalam rapat di TPP, ternyata tiga anggota TPP menolak verifikasi ulang dan mereka tidak mau karena takut kehendak dari calon mereka tidak terpenuhi.

“Dan jelas KONI Inhil tidak mendukung Edi Basri, mencabut dukungan, begitu juga dengan KONI Rohul mencabut dukungan dari Edi Basri. Mau apa lagi? KONI daerah ini tidak mau mendukung calon yang didukung oleh ketiga anggota TPP ini,” sebutnya.

Sementara terkait tiga Anggota TPP yang telah mengumumkan hasil verifikasi, Fahmi dengan tegas mengatakan, ia sebagai Ketua TPP tidak pernah menandatangani hasil verifikasi.

“Karena masih deadlock dan tidak ada keputusan. Apa yang disampaikan oleh tiga orang TPP tersebut adalah ilegal. Yang jelas hasil rapat TPP ini akan kembali kita sampaikan ke KONI Pusat, bahwa ketiga anggota TPP menolak verifikasi ulang. Dan tentunya hasil ini akan diputuskan oleh KONI pusat, kita tidak mau melanggar aturan hanya karena ingin memaksakan kehendak,” terangnya.  (Dairul)

FahmiKhairulKONIRiauverifikasi
Comments (0)
Add Comment