Ketum PKB Muhaimin Iskandar Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional di Ponpes Darel Hikmah Pekanbaru

DERAKPOST.COM – Muhaimin Iskandar ini hadir di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau hari Kamis (22/10/2026). Hal itu, bersempena yaitu memperingati Hari Santri Nasional ke 11 Tahun 2026, yang dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darel Hikmah di Jalan Manyar Sakti, di Kelurahan Simpang Baru, di Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin ini ke Pesantren Darel Hikmah, yakni bertindak sebagai pembina upacara. Acara itu dihadiri para pihak yang diundang, pada agenda tersebut. Tampak itu ratusan orang santri, para kiai, pimpinan pondok se- Riau, serta tokoh-tokoh alumni santri berkiprah di pemerintahan, baik di Legislatif maupun Eksekutif.

Pantauan lapangan, pada momen tersebut, hampir seribuan orang memadati lapangan Pondok Pesantren Darel Hikmah, di Jalan Manyar Sakti, Kelurahan Simpang Baru. Hal kegiatan berlangsung khidmat serta penuh semangat. Dalam hal ini, Cak Imin menjadi pembina upacara didalam rangka peringati hal Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026, di Ponpes.

Cak Imin merupakan Ketua Umum (Ketum) DPP PKB ini dalam amanatnya yang cukup panjang, menegaskan bahwasa peringatan Hari Santri Nasional ke-11, yang digelar di Bumi Lancang Kuning, Tanah Melayu Riau, merupa moment tonggak bersejarah bagi kebangkitan bangsa. “Hari Santri ke-11 ini, ditahun 2026 moment tonggak bersejarah,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) RI mengatakan, 11 tahun peringatanya pada Hari Santri Nasional di Bumi Lancang Kuning, Tanah Melayu Riau ini juga menjadi moment bersejarah kebangkitanya bangsa. Tanah Melayu bersejarah, Islam dan ulama punya kontribusi besar pada kemerdekaan Indonesia.

Ketua Umum DPP PKB ini dijuluki Panglima Santri ini mengatakan, tokoh-tokoh alumni santri yang kini berkiprah di pemerintahan, baik di Legislatif maupun Eksekutif tingkat nasional dan daerah. Hal demikian, sangat menjadi kebanggaan santri. Maka, diharap keberadaan Ponpes tersebut semakin kian jadi terbaik, sehingga peran pembangunan daerah ini.

Dikatakan dia, Tanah Melayu ini bersejarah, Islam dan ulama itu punya kontribusi besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Ia dalam hal ini menjelaskan, latar belakang dengan ditetapkannya Hari Santri Nasional ini tidak lepas dari hal peran santri sebagai pewaris sejarah yang dibangun para ulama. “Santri, merupa bagian pewaris sejarah dibangun,” ungkapnya.

Cak Imin mengatakan, maka itu peran dari santri tersebut siapkan diri untuk mengisi kemerdekaan. Santri punya komitmen dan niat tulus menjadi umat terbaik dan bahkan berkiprah di berbagai sektor yang berperan untuk pembangunan. Sebab diketahui juga
pesantren bukan sekadar lembaga, namun melainkan kawah candradimuka mencetak pemimpin.

“Bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama. Tapi, melainkan kawah candradimuka yang dapat mencetak calon pemimpin bangsa yang berintegritas, serta bermental tangguh, dan terampil dalam hal menghadap tantangan zaman. Oleh karena itu, hari ini saya sangat berbahagia, bangga dan bersyukur. Hari Santri Nasional tahun 2026 ke-11, kita laksanakan di Ponpes ini,” sebutnya.

Kesempatan itu, Cak Imin mengatakan, hal keunggulan pendidikan pesantren terletak pada sistem pendidikan terintegrasi antara ilmu, akhlak, dan kemandirian. Namun juga perlu diingat, katanya, adalah bagian utama dari spirit semangat santri, yaitu seluruhan bentuk pendidikan yang terintegrasi dalam kurikulum mencetak calon-calon pemimpin daerah ini.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak untuk seluruh santri di Indonesia itu menjadikan Hari Santri sebagai moment kebangkitan untuk memperbaiki negeri. “Selamat Hari Santri Nasional ini, kepada seluruh santri. Kepada para ulama, para kiai di tanah air. Mati, kita jadikan momentum Hari Santri itu sebagai moment kebangkitan,” ungkap Cak Imin.

Sebagaimana diketahui berita sebelumnya. Cak Imin hadiri upacara puncak peringatan Hari Santri, bertempat di Pesantren Darel Hikmah, Kota Pekanbaru pada hari Kamis (22/10/2026). Kedatangan Panglima Santri ini turut Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Sekjen PKB Hasanuddin. Juga tampak itu Sekretaris DPW PKB Riau Ade Agus. (Dairul)

Comments (0)
Add Comment