DERAKPOST.COM – Kabut asap sekarang ini, kian mendera. Aktifitas masyarakat di sejumlah wilayah terganggu. Bahkan bisa menjadi ancaman kesehatan. Maka dalam hal ini, Pemprov Riau melalui BPBDP mulai bergerak cepat dengan bagikanya masker gratis kepada masyarakat di Pekanbaru.
Pembagian masker yang dilaksanakan di sejumlah titik ruas jalan Kota Pekanbaru. Beberapa titik pembagian masker itu yakni Simpang Jalan Tuanku Tambusai – Sudirman, Simpang Sudirman – Harapan Raya, Simpang 3 Bandara SSK II, Simpang SKA, Simpang Tugu Zapin, Simpang Arifin – Soekarno Hatta, dan Depan Ramayana/STC Sudirman.
Kepala Pelaksana BPBDP Riau, Edy Afrizal, mengatakan bahwa pembagian masker ini dalam rangka mencegah masyarakat terdampak kabut asap. Apalagi kabut asap di Pekanbaru semakin buruk hingga mempengaruhi kualitas udara menjadi tidak sehat.
Berdasarkan data dari BMKG, bahwa kualitas udara di Pekanbaru sudah masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya. Artinya, udara di luar ruangan sudah sangat membahayakan bagi kesehatan.
“Karena itu, personel BPBD Riau turun ke jalan untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat. Total ada sekitar 10.500 masker yang dibagikan personel kepada masyarakat pagi tadi hingga siang,” ujar Edy, Rabu (7/10/2026).
Di sisi lain, ia menyebut bahwa saat ini Riau memang tidak ada terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun sejumlah wilayah di provinsi tetangga masih terjadi kebakaran. Menurutnya, asap yang sampai ke Riau ini adalah asap kiriman dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Jambi.
Ia menilai, untuk menghilangkan asap, maka yang perlu dilakukan adalah memadamkan sumber apinya. Jika sumbernya tidak dipadamkan maka asap akan terus ada. “Sumber asapnya yang harus dipadamkan atau dikurangi. Kalau hujan pun nanti, muncul lagi asapnya,” katanya. (Irsyad)