DERAKPOST.COM – Saat ini ada berbentuk taman trotoar di Jalan HR Soebrantas. Hal ini menjadi icon baru di Kota Dumai sesuai yang disebutkan warga juga serasa berada Malioboro.
Kota Dumai ini, merupakan terluas kedua di Indonesia. Taman trotoar itu diketahui baru selesai dibangun tersebut menyatu dengan Dumai Islamic Center, bahkan Taman Bukit Gelanggang dan Kampung Kuliner.
Artinya, saat ini Kota Dumai terus bersolek. Buktinya, selama 2 tahun terakhir, terlihat banyak yang perubahan. Paling tidak dari sudut pandang warga Dumai yang jarang keluar rumah.
“Eh, sudah diaspal ?,” atau “Kapan itu di semenisasi ?, atau “Wah, sudah mulus ya?” adalah kata-kata yang kerap diungkapkan warga melihat pesatnya perkembangan Kota Dumai belakangan ini.
Terbaru, trotoar di sepanjang Jalan HR Soebrantas selesai dibangun tahun 2023. Dihiasi bunga, bangku taman dan lampu yang indah. Berikut tulisan Al Asmaul Husna yang menggantung. “Seperti di Malioboro,” ujar Vina (22).
Senada itu, Sunarto (48) mengatakan, hal ini seperti taman jalan di Jakarta. Nyaman dan penataannya sangat baik. Disebutkan oleh Narto yang merupakan warga Kulim Pekanbaru ini, merasa terkejut perubahan tersebut.
Narto, begitu namanya dipanggil mengaku sudah 3 tahun lebih tidak ke Dumai. Kali ini, selain mengisi liburan anak, juga melihat dan salat di Masjid Habiburrahman atau DIC.
“Tadi pagi ke Teluk Makmur melihat-lihat pantai dan makan di sana. Setelah itu ke DIC ini. Tak hanya masjid, disekitarnya ada taman yang cukup bagus,” ungkap Narto.
Begitu juga Reza (19) tahun, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Dumai ini duduk bertiga di bangku yang diterangi lampu sambil bercengkrama. Sesekali terdengar bincang mata kuliah.
Remaja tinggal di Bukit Kapur ini mengaku sangat senang dengan adanya bangku dan taman bunga di sepanjang HR Soebrantas ini. “Terobosan yang keren. Kini sudah ada tempat ngumpul baru. Makanya bersama teman-teman. Seperti taman-taman luar negeri yang kita lihat di tv,” katanya.
Apalagi taman ini dilengkapi areal swafoto berbentuk gapura yang terbuat dari pohon bambu. Menjadikannya lebih menarik. Dan dalam hal ini, sejumlahan warga berharap taman ini di lengkapi fasilitas wifi dan juga dijadikan car free night. (Fzi)