DERAKPOST.COM – Merebak isu yang beredar terkait ada perjalanan mewah 257 Kepala Desa (Kades) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke Batam, habiskan dana miliaran rupiah. Ini dibantah oleh Pemkab Inhil.
Trio Beni Putra SE MM Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil tegaskan bahwa kegiatan itu tidak menggunakan APBD Kabupaten Inhil, tapi melainkan kegiatan murni yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa upaya dalam rangka peningkatan SDM.
“Saya sudah konfirmasi pihak terkait yang, dan menyatakan bahwa kegiatan Bimtek di Batam itu memang ada benar. Namun, info beredar bahwa anggaran kegiatan tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Inhil itu tidak benar, karena pendanaan atau anggaran dari kegiatan tersebut berasal Pemerintah Desa langsung,” katanya.
Kesempatan itu juga, Trio Beni dengan tegas pula membantah informasi yang beredar terkesan berlebihan dan keliru. Dikarena sambungnya, jumlah desa di Inhil ada 197 desa dan itu tidak semua Kades yang ikut, bagaimana bisa kalau diberitakan ada 257 Kades di Inhil yang ikut perjalanan itu.
Hal tersebut, juga dipertegas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Inhil, Dwi Budianto. Ungkap dia, bahwa adanya penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kewenangan dari pihak Desa melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) tahun 2023.
“Ini sifatnya otonom, artinya itu pihak Pemerintah Daerah tidak boleh ikut campur dalam kegiatan merupakan inisiatif dari desa itu. Jadi, kalaupun ada kegiatan dari Desa seperti dalam rangka peningkatan SDM ataupun lainnya itu menggunakan APBDes” sebut Budi.
Said Khairul Hanafiyah selaku Ketua APDESI Kabupaten Inhil akui bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak gunakan APBD Kabupaten Inhil, sebab dianggarkan oleh masing-masing desa, melaluai proposal penawaran dan MOU antara masing BKAD kecamatan sama pihak ke 3. Dan sudah sesuai dengan Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 96 tahun 2017. **Mar