DERAKPOST.COM – Persatuan Muda-mudi Toga Naipospos Pangkalan Kerinci merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 yang dirangkai dengan pengukuhan Badan Pengurus Harian (BPH) masa bakti 2026–2028.
Kegiatan ini berlangsung di Sopo Godang Pane, Jalan Lingkar Pangkalan Kerinci, Sabtu (26/7/2026), berjalan sukses dan penuh semangat kebersamaan. Perayaan tersebut dihadiri oleh para orang tua, tokoh marga, undangan, serta muda-mudi Toga Naipospos. Selain menjadi momentum pergantian kepengurusan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan melestarikan budaya Batak di tanah perantauan.
Pada kesempatan itu, kepengurusan baru yang dikukuhkan terdiri dari Ketua Rido Hutauruk, Wakil Ketua Kevin Situmeang, Sekretaris I Catrine Simangunsong, Sekretaris II Gladis Simanungkalit, dan Bendahara Ester Novita Br. Lumban Gaol. Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang mengangkat tema “Marsada ma Hita Nang Rohanta di Bagasan Kristus Jesus” yang diambil dari 1 Korintus 1:10.
Adapun subtema kegiatan mengajak seluruh anggota untuk meneladani kasih Yesus Kristus dan terus menjaga persatuan di dalam Kristus. Khotbah disampaikan oleh Pdt. Gonjales Simanungkalit, S.Th., yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, dan kasih dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam organisasi.
Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun ke-8. Pemotongan kue dilakukan bersama perwakilan orang tua dari Toga Naipospos Marga Marbun, Toga Sipoholon, serta perwakilan Naposo dari marga-marga lain yang hadir. Selanjutnya, kue dibagikan kepada seluruh tamu sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, perwakilan orang tua Marga Marbun, Yessi Lumban Gaol, memberikan apresiasi kepada panitia dan pengurus atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai perayaan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga nilai-nilai budaya Batak agar tetap lestari di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
“Saya mengapresiasi acara ini karena diisi dengan berbagai kegiatan yang positif dan berbudaya. Perhelatan punguan marga merupakan salah satu wadah melestarikan warisan budaya Batak. Umpasa, kekerabatan, tortor, dan berbagai tradisi lainnya harus terus dijaga. Jadikan punguan marga yang solid sebagai saluran berkat bagi muda-mudi Naipospos dan masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Muda-mudi Toga Naipospos Pangkalan Kerinci yang baru dikukuhkan, Rido Hutauruk, mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen membangun kerja sama dengan para orang tua serta muda-mudi dari berbagai marga untuk terus menjaga persatuan sekaligus melestarikan budaya Batak di Pangkalan Kerinci.
Acara ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui tortor bersama yang melibatkan seluruh peserta. Momen tersebut menjadi simbol kekompakan dan semangat persatuan Muda-mudi Toga Naipospos dalam menjaga nilai kekeluargaan dan budaya Batak di Pangkalan Kerinci. (Ajo Marbun)