DERAKPOST.COM – Puluhan orang lakukan aksi demo di Kantor Bupati Batu 6 dan juga di depan Mess Bupati Rokan Hilir (Rohil), di Jalan Perwira. Puluhan orang ini tergabung dalam Gerakan Perubahan Total (Gapertal) mengkritik kepemimpinan dari Bupati Rohil Bistamam.
“Kami dari masa aksi Gapertal yang datang ke Kantor Bupati, dan Mess Bupati Rohil ini untuk menyampaikan keprihatinan didalam kepemimpinannya kepala daerah sekarang. Pemerintahan Bupati terpilih saat sekarang ini gagal menjalankan roda kepimpinannya. Ini keprihatinan kami,” kata Abdul Rab.
Ketua Gapertal Abdul Rab, menyampaikan, bahwa aksi demo ini, dimana bupati terpilih sekarang ini, Bistamam gagal menjalankan roda kepimpinannya. Dimana, halnya untuk menjanjikan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya, tetapi ternyata itu malah lebih buruk dari kondisi yang sebelumnya.
Ia pun menilai dari kebijakan pertama yakni hal pelantikanya Pejabat Penghulu se Rohil beberapa waktu lalu. Bukan lagi perubahan seperti yang dijanjikan atau digaungkannya ketika kampanye. Maka, hal itu disikap oleh Gapertal dengan menyampaikanya orasi ke pasangan Bupati Rohil yang terpilih.
“Aksi demo dilakukan dengan tujuan untuk menyampaikan orasi. Yakni didalam hal ini Gapertal juga menyampaikan keprihatinan
dari Pemerintahan Bupati terpilih sekarang ini, gagal dalam jalankan roda kepimpinan. Karena, kenyataannya ternyata lebih buruk dari sebelumnya,” terang Abdul Rab.
Senada dengan ini, disampaikannya orator lainnya. Seperti hal katanya Alfian eks dari Penghulu Bangko Pusako. Bahwasa untuk saat sekarang tidak tepat sasaran didalam penggantian ratusan Pjs Penghulu di Rohil. Dimana dipilih dari para guru. Dulu, tenaga pendidik itu, biarlah mendidik. Begitu juga tenaga medis.
“Sekarang ini menjadi Pjs Penghulu, bukan orang yang tepat. Karena ada guru, tenaga medis, dan penjaga sekolah, serta lainnya. Karena itu, kami mengharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Rohil untuk bisa meninjau kembali kebijakan telah dibuat. Atas nama masyarakat Rohil menuntut janji itu, kerena janji itu adalah hutang,” ujarnya. (Mulyono)
.