Dorong Riset Sawit hingga Teknologi Industri, Kini Unri Gandeng BRIN, PTPN IV dan ITB

DERAKPOST.COM – Memperluas jejaring kolaborasi riset ini, Universitas Riau (Unri) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Kunto Darussalam, Gedung Rektorat Unri, Selasa (11/8/2026). MoU ditandatangani Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil dan Kepala Pusat Riset Teknologi Industri Proses dan Manufaktur BRIN Dr Ir Hens Saputra MEng IPU, bersama perwakilan PTPN IV dan ITB. Penandatanganan disaksikan Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi.

Sri Indarti mengatakan kolaborasi lintas institusi menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi dilanjutkan melalui berbagai program riset yang menghasilkan manfaat nyata bagi dunia akademik, industri, dan masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Universitas Riau untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat kapasitas riset dan inovasi,” ujar Sri Indarti. Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri membuka peluang lebih besar bagi pengembangan riset terapan serta pemanfaatan hasil penelitian agar dapat menjawab kebutuhan pembangunan.

Sementara itu, Hens Saputra menyebut kolaborasi BRIN, Unri, industri, dan ITB dapat mempertemukan berbagai kekuatan, mulai dari sumber daya manusia, fasilitas penelitian hingga pengembangan teknologi. Menurutnya, Unri memiliki posisi strategis dalam kolaborasi tersebut, terutama karena memiliki rekam jejak riset yang kuat di bidang teknologi dan komoditas sawit.

“Kolaborasi dengan Unri penting mengingat Unri sangat erat kaitannya dengan teknologi sawit dan riset-riset tentang sawit. Sinergi ini semakin penting agar hasil riset dapat dikembangkan lebih lanjut dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun industri,” katanya. Ia harap ini menjadi pijakan untuk melahirkan riset dan inovasi lebih aplikatif, sekaligus perkuat keterhubungan antara pergurua tinggi,lembaga penelitian, dan sektor industri. (Redaksi)

industriITBPTPNrisetUnri
Comments (0)
Add Comment