DERAKPOST.COM – Diketahui, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau melalui Bidang Pengawasan bergerak cepat menindaklanjuti berita viral terkait kecelakaan kerja di pabrik Rayon APR yang merupakan group APRIL.
Kepala Disnakertrans Riau melalui Kepala Bidang Pengawasan Bayu Surya menyebut, bahwa pihak Disnakertrans Riau ini, sudah membentuk tim pengawas yang akan turun ke lokasi tempat kejadian kecelakaan kerja APR merupakan Group APRIL. Dengan hal menindaklanjut kecelakaan kerja tersebut
“Tim inipun ada sudah dibentuk dan Surat Perintah Tugasnya sudah diterbitkan oleh Pak Kadis. Ketua timnya Pak DR. Junaedi, hari ini turun ke PT. RAPP,” kata Bayu Surya, Ahad (22/6/2025). Lebih lanjut disebitkan Bayu, tim nanti akan melakukan investigasi dan olah TKP dan membuat nota hasil dari mereka turun ke lapangan.
Dikutip dari laman informasi.co. Sementara itu, terpisah dihubungi pihaknya KetuaTim Pengawas Disnakertrans Riau Zulnaedi itu, mengatakan dia ini sudah bergerak menuju arah Pangkalan Kerinci dan langsung pada pabrik rayon APR di komplek RAPP tempat kejadian perkara kecelakaan kerja.
Seperti hal diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan kerja, dalam lokasinya pabrik rayon RAPP, dimana Nanda Satria pun menghembuskan nafas terakhirnya di klinik RAPP. Dan penyelenggaraan jenazah dilakukan managemen April Group dengan serba cepat, bahkan istri korban bernama Dessi tidak bisa melihat wajah suami untuk terakhir kali.
Jenazah sampai di rumah duka itu dalam keadaan di peti mati yang terikat tali. Peti jenazah itupun tidak diturunkan dari mobil ambulance, tapi karena langsung dibawa ke kampung halaman di Sumatera Utara. Makanya, pihak keluarga dari istri korban menyayangkan sikap perusahaan tidak manusiawi memperlakukan korban.
“APR tidak tanggung jawab, masa diantar pakai ambulance Pemkab yang diketahui kaca pecah, dan juga kurang layak untuk perjalanan jauh. Dalam ini harusnya RAPP ada menyediakan ambulance perusahaan untuk mengantar jenazah ke Medan. Tiak berperikemanusiaan mereka,” ungkap ninik mamak keluarga. (Dairul)