China Tanam 66 Miliar Pohon, Hijau Lebih Cepat Dibanding Hutan Alami

DERAKPOST.COM – Salah satu daerah yang berada di Negara China, yakni Saihanba di Chengde, Hebei. Saat ini, jadi hutan buatan terbesar dunia seluas 76.700 hektare. Yang dengan 82% tutupan hijau itu hasil puluhan tahun penghijauan.

Artinya, Negara China berupaya merespon fenomena perubahan iklim. Yakni, caranya dengan membuat hutan buatan selama 50 tahun terakhir. Sejak 1978, proyek bernama Great Green Wall ini telah menanam sekitar 66 miliar pohon. Ternyata hutan buatan ini, punya dampak untuk merespon perubahan iklim.

Dikutip halnya dari laman CMBCIndonesia. Seorang ahli ekologi lanskap di Universitas Peking, Yuhang Luo juga berupaya mencari perbedaannya dari hutan buatan ini dengan hutan alami. Hutan buatan sendiri diartikan yang sebagai sengaja diciptakan dan hutan alami tumbuh dengan tanpa adanya upaya tangan manusia di dalamnya.

Tim peneliti juga pelajari keanekaragaman spesies, kepadatan pohon dan usia serta dampaknya didalam peningkatan Co2 dan perubahan iklim. Untuk melakukan halnya pelacakan, mereka itu menggunakan data satelit untuk hal melacak indeks luas daun, kepadatan kanopi dan penyerapan karbon.

Dari hasil analisis ditemukan hutan buatan 66% lebih cepat untuk meningkatkan luas daun dari hutan alami. Alasannya dikarena perbedaan usia, sebab hutan buatan inipun memiliki pohon berusia muda ini dibanding hutan alami. Segi usia dan pertumbuhanya, hutan tanam, juga jauh lebih unggul. Yakni, pertumbuhan 4,6% ini lebih cepat daripada hutan campuran maupun evergreen.

Meski begitu, Luo juga tetap menekankan keunggulan hutan alami soal penyimpanan karbon dan ketahanan untuk dalam jangka panjang. “Hutan tanaman bisa menjadi alat ampuh dalam jangka pendek untuk halnya menyerap karbon. Namun hal keunggulan ini bersifat sementara. Pada penyimpanan karbon itu jangan panjang dan ketahanan, hutan alami tidak tergantikan,” jelasnya.

Dikutip dari Live Science. Luo ini berharap temuan oleh timnya, bisa juga membantu upaya reboisasi. Dengan begitu manusia bisa memanfaatkanya penanaman hutan baru ini sebagai cara mengurangi dampak perubahan iklim. Sementara, proyek Great Green Wall akan tetap dijalankan dengan pembangunan 34 miliar pohon lagi pada pertengahan abad. (Dairul)

. HijaualamiChinahutanpohon
Comments (0)
Add Comment