Bupati Beda Provinsi Ini Perjuangkan Jalan Rantau Berangin – Pasirpengaraian – Padang Lawas Jadi Jalan Nasional

DERAKPOST.COM – Bupati Rohul Anton dan bersama Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan saat pertemuan di Ditjen Bina Marga Kementerian PU, hari Selasa (11/8/2026), kompak Perjuangkan Jalan Rantau Berangin – Pasirpangaraian – Padang Lawas itu jadi Jalan Nasional.

Diketahui, Bupati Rohul Anton dari Provinsi Riau, sementara hal Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan ini berawal dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Hal upaya itu, dilakukan dengan datangi Ditjen Bina Marga Kementerian PU. Pertemuanya disambut ini Erna Wijayanti selaku Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan.

Langkah kongkrit ini, untuk hal mendorong pemerintah pusat memberikan perhatianya terhadap ruas jalan yang dinilai itu memiliki posisi strategis bagi kedua daerah. Agenda pertemuan, Bupati Rohul Anton berdiskusi dengan Plt Direktur Sistem Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan terkait rencana peningkatan status ruas jalan tersebut.

Turut mendampingi Bupati Rohul, Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST, Plt Kadisdikpora Rohul Alreza Ahyu SE MSi dan Kabid Bina Marga Resqi Rades ST. Sementara Bupati Padang Lawas juga hadir bersama rombongan.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, kehadiran kedua pemerintah daerah dalam pertemuan tersebut merupakan bentuk keseriusan bersama memperjuangkan kepentingan strategis yang berkaitan langsung dengan konektivitas Rohul dan Padang Lawas.

Menurutnya, ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan ekonomi, mobilitas masyarakat serta distribusi berbagai komoditas antara Riau dan Sumut.

Karena itu, perubahan status jalan menjadi jalan nasional dinilai sebagai langkah strategis untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan dan peningkatan kualitas jalan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar perubahan status jalan. Ada kepentingan yang lebih besar, terutama bagaimana konektivitas antardaerah semakin kuat dan pergerakan ekonomi masyarakat semakin lancar,” ujar Bupati Anton usai kunjungan Ditjen Bina Marga Kementerian PU.

Mantan Kadis PUPR Rohul itu menjelaskan, apabila usulan tersebut terealisasi, peningkatan kualitas jalan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi daerah.

Jalur Strategis penghubung Riau dan Sumut ini, akan lebih baik dan mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan dari sentra produksi menuju pasar. Selain mempercepat waktu tempuh, kondisi tersebut juga berpotensi menekan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu faktor dalam rantai distribusi.

Dampaknya diharapkan ikut dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut. Aktivitas perdagangan dapat berkembang seiring semakin lancarnya arus orang, barang dan jasa antara Rohul dengan wilayah Sumut. ”Bahkan, warga Kabupaten Padang Lawas berbatasan langsung dengan Kecamatan Tambusai, berobat terdekatnya ke RSUD Rokan Hulu,” katanya.

Tidak hanya sektor pertanian dan perkebunan, sebut Bupati Anton, peningkatan konektivitas juga dinilai dapat membuka peluang baru di bidang investasi dan pariwisata. Akses yang semakin mudah akan membuat mobilitas masyarakat dan pelaku usaha antardaerah menjadi lebih efisien. Potensi ekonomi yang selama ini belum berkembang secara maksimal pun diharapkan dapat ikut terdorong.

”Bagi Rohul, konektivitas menuju Sumut memiliki arti penting karena dapat memperluas akses pasar bagi berbagai produk unggulan daerah. Hubungan ekonomi dengan wilayah tetangga juga berpeluang semakin kuat,” sebutnya

Bupati Anton menargetkan peningkatan status ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas dapat terealisasi pada 2027. Untuk mewujudkannya, Pemkab Rohul akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian PU sesuai tahapan dan ketentuan pemerintah pusat.

Langkah Bupati Anton turun langsung menyampaikan usulan tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Rohul memperjuangkan infrastruktur strategis yang berdampak terhadap konektivitas dan perekonomian masyarakat.

”Jika terealisasi, ruas tersebut tidak hanya menjadi penghubung Rohul dan Padang Lawas, tetapi juga berpotensi memperkuat arus orang, barang dan jasa serta membuka akses pasar, investasi dan perdagangan antara Riau dan Sumut. Namun realisasi peningkatan status jalan tersebut menunggu proses dan keputusan pemerintah pusat, mohon doanya” ujar Bupati Anton. (Prima)

bupatiJalannasionalPasirpangaraianprovinsi
Comments (0)
Add Comment