Akibat Kabut Asap di Bandara SSK II, Lion Air Batam – Pekanbaru Dialihkan ke Padang

DERAKPOST.COM – Ahad (11/10/2026) ini, pagi hari gangguan jarak pandang sempat menghambat operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.

Sehingga salah satu dampaknya, pesawat Lion Air JT239 yang dari Batam dialihkan ke Bandara Internasional Minangkabau, di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dimana sebelum akhirnya mendarat di Pekanbaru pada pukul 11.05 WIB.

Kondisi berangsur membaik menjelang siang. Data operasional bandara mencatat jarak pandang mencapai 3.000 meter pada pukul 11.05 WIB, bersamaan dengan kedatangan Lion Air JT239 setelah sebelumnya mengalami pengalihan pendaratan atau divert.

Pesawat dengan rute Batam–Pekanbaru tersebut dialihkan pada pukul 08.55 WIB karena kondisi jarak pandang belum mendukung pendaratan di Bandara SSK II. Setelah menunggu hingga kondisi memungkinkan, pesawat melanjutkan penerbangan menuju Pekanbaru.

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad menyampaikan, gangguan jarak pandang pada pagi hari sempat berdampak terhadap penerbangan. Namun, situasi operasional kembali membaik seiring pulihnya kondisi penglihatan di sekitar bandara.

Hingga pukul 11.05 WIB, tercatat delapan penerbangan telah berangkat dan sembilan penerbangan tiba di Bandara SSK II Pekanbaru.

Meski aktivitas penerbangan kembali berjalan normal, pemulihan jarak pandang belum menghilangkan kebutuhan untuk mengantisipasi perubahan cuaca.

Pihak bandara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi atmosfer serta perkembangan jarak pandang.

Aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelancaran operasional.

Pengalihan penerbangan menjadi salah satu langkah antisipasi ketika kondisi di bandara tujuan belum memungkinkan pesawat mendarat dengan aman.

Karena itu, calon penumpang yang bepergian melalui Bandara SSK II Pekanbaru tetap perlu memantau informasi penerbangan dari maskapai masing-masing untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal. (Redaksi)

 

Comments (0)
Add Comment